Chatbot Pembelajaran untuk Membantu Pelaksanaan Kegiatan Kelas

Peningkatan pengalaman belajar dapat terlaksana dengan berbagai cara. Salah satunya yaitu dengan menggunakan platform chatbot pembelajaran. Platform ini akan membantu memberikan pemahaman materi serta memberikan umpan balik yang tepat untuk masing-masing peserta didik. 

Hal ini penting untuk membangun pembelajaran yang dipersonalisasi sehingga sesuai dengan kantor serta kebutuhan peserta didik. Ini karena tiap peserta didik memiliki tingkat pemahaman dan juga gaya belajar masing-masing yang tentu saja berbeda satu sama lain. 

Pelaksanaan pembelajaran di kelas yang singkat tidak akan dapat memfasilitasi pembelajaran yang maksimal untuk masing-masing peserta didik. Apalagi jika tiap peserta didik memiliki kebutuhan serta tingkat pembelajaran yang berbeda. 

Permasalahan ini dapat teratasi dengan menggunakan teknologi chatbot pembelajaran. Teknologi ini akan membantu memberikan pembelajaran yang sesuai dengan tingkat pemahaman peserta didik serta memberikan langkah-langkah atau materi belajar yang tepat. 

Teknologi ini juga akan memberikan umpan balik yang sesuai dengan hasil kerja peserta didik secara cepat menggunakan teknologi yang ada. Pembelajaran pun akan jadi kegiatan interaktif yang lebih menyenangkan serta dapat peserta didik laksanakan di mana saja dan kapan saja. 

Penggunaannya juga tidak terbatas pada bidang pembelajaran saja. Proses administrasi kegiatan sekolah juga dapat menggunakan teknologi ini sehingga dapat memudahkan pengambilan informasi tanpa bergantung pada sumber daya manusia. Ini akan dapat mengotomatisasi kegiatan-kegiatan yang secara umum banyak terlaksana di sekolah. 

Para guru akan dapat lebih fokus pada bidang pembelajaran yang membutuhkan interaksi secara langsung sehingga mampu meningkatkan kinerja mereka. Peserta didik pun bisa memaksimalkan pemahaman mereka secara maksimal tanpa terbatas adanya waktu dan tempat tertentu. 

Berikut ini adalah informasi mengenai chatbot pembelajaran yang dapat membantu guru memberikan pemahaman lebih baik untuk peserta didik. Semoga informasi ini dapat membantu dalam meningkatkan kualitas belajar serta memberikan pemahaman materi yang lebih interaktif untuk peserta didik. 

Baca Juga: Inovasi Pembelajaran

Tren chatbot pembelajaran di sekolah 2025

Penggunaan teknologi ini pada masa sekarang merupakan suatu hal yang masih cukup baru. Untuk sekolah yang menerapkan pembelajaran terintegrasi dengan teknologi penggunaannya mungkin sudah cukup umum. 

Namun ada banyak sekolah yang masih sangat awam dengan penggunaan teknologi tersebut. Walaupun begitu penggunaan teknologi ini saat ini sudah menggabungkan berbagai teknologi sesuai dengan kemajuan inovasi. Berikut ini adalah beberapa tren tersebut: 

Berbasis AI Generatif 

Teknologi ini merupakan teknologi pendidikan yang masuk pada trend terbaru. Chatbot ini akan dapat menghasilkan jawaban yang terasa lebih alami serta sesuai dengan konteks. Ini akan membantu peserta didik agar lebih nyaman dalam berinteraksi dan juga menggunakan teknologi tersebut. 

Integrasi Virtual Reality 

Selanjutnya ada integrasi virtual reality dengan chatbot. Integrasi keduanya akan membantu memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam sehingga peserta didik dapat belajar di lingkungan virtual sambil berinteraksi dengan chatbot dalam memahami konsep. 

Adaptive Learning 

Chatbot ini menggunakan konsep adaptive learning dengan memberikan materi yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan kebutuhan. Pembelajaran menggunakan teknologi ini akan membantu meningkatkan pemahaman secara efektif dan juga sesuai dengan ritme pembelajaran masing-masing. 

Jenis chatbot pembelajaran

Chatbot pembelajaran memiliki beberapa jenis penggunaannya. Dalam bidang pendidikan sendiri percakapan pembelajaran ini terbagi untuk bidang belajar dan juga administrasi. Berikut ini adalah beberapa jenis percakapan pembelajaran yang bisa menjadi referensi. 

Orientasi sekolah 

Jenis chatbot ini akan mampu membantu para peserta didik baru dalam mempelajari norma pembelajaran ekspektasi akademik dan tips pembelajaran di sekolah. Pemahaman mengenai sejarah sekolah juga dapat dikenalkan dalam teknologi ini. 

Layanan ini akan membantu peserta didik dalam memahami dan mengenal sekolah mereka yang baru sehingga mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan yang baru. 

Bimbingan akademik 

Teknologi ini bisa membantu dalam menyarankan pada peserta didik mengenai mata kuliah pada tahun berikutnya sesuai dengan jurusan minat dan referensi lainnya. Teknologi ini akan membantu mereka dalam mempersiapkan diri dalam pembelajaran. 

Peserta didik nantinya akan dapat berkembang dengan menggunakan teknologi ini sehingga mampu menciptakan prestasi-prestasi unggul yang membanggakan. 

Rekomendasi bimbingan belajar 

Teknologi ini akan mencocokkan para pelajar dengan sumber bimbingan belajar yang tersedia berupa online maupun video yang dapat membantu meningkatkan pengetahuan mereka. 

Para peserta didik akan dapat meningkatkan pemahaman mereka menggunakan sumber-sumber belajar yang relevan dan sesuai dengan kurikulum. 

Informasi administrasi 

Layanan ini akan membantu dalam menjawab pertanyaan umum mengenai proses pendaftaran, proses penilaian, kegiatan sekolah dan juga fasilitas lainnya. Layanan ini bisa membantu dalam membimbing peserta didik baru di dalam lingkungan sekolah. 

Peserta didik nantinya tidak akan merasa kebingungan lagi dalam mengikuti proses administrasi kegiatan sekolah. Ini akan memudahkan proses pembelajaran sehingga lebih fokus pada kegiatan di kelas. 

Navigasi sekolah 

Layanan ini akan memberikan petunjuk mengenai arah gedung, kantor ataupun ruang kelas di lingkungan sekolah tersebut. Peserta didik akan mendapatkan arahan yang jelas sehingga bisa memahami lingkungan sekolah dengan baik saat pembelajaran. 

Dukungan teknologi informasi 

Layanan ini akan membantu dalam mengatasi masalah teknis umum yang berhubungan dengan teknologi informasi sehingga membantu dalam proses pembelajaran. 

Bantuan perpustakaan 

Teknologi ini akan dapat membantu memberikan layanan dalam kegiatan perpustakaan seperti menemukan buku, memesan ruang belajar maupun dalam proses navigasi layanan perpustakaan. 

Manfaat Chatbot Pembelajaran bagi guru & siswa

Penggunaan teknologi ini akan memberikan banyak manfaat untuk para peserta didik dan juga guru. Berikut ini adalah beberapa manfaat dalam penggunaan percakapan pembelajaran yang dapat diraih. 

Meningkatkan keterlibatan 

Teknologi ini akan dapat membantu meningkatkan keterlibatan dengan memberikan dukungan tanpa adanya batas waktu. Para peserta didik akan dapat mendapatkan akses sumber daya dan jawaban kapanpun dan dimanapun mereka membutuhkannya. 

Teknologi ini juga akan dapat mempersonalisasi interaksi sehingga membantu tiap peserta didik menghadapi permasalahan di berbagai proses pembelajaran. Mereka akan dapat terlibat secara aktif dan dapat meningkatkan kemampuan.

Memudahkan administrasi 

Penggunaan teknologi tersebut di dalam proses administrasi akan membantu pelaksanaan kegiatan di sekolah. Para staf dan guru di sekolah akan dapat mengotomatisasi tugas-tugas berulang dan juga pertanyaan-pertanyaan mengenai dokumen ataupun proses pendaftaran. 

Dengan teknologi ini para guru dan para staf sekolah tidak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk menjawab pertanyaan peserta didik mengenai kegiatan sekolah. Mereka akan dapat fokus pada tugas-tugas lain yang lebih kompleks sehingga mampu meningkatkan kinerja. 

Para peserta didik dan orang tua pun bisa mendapatkan jawaban mengenai pertanyaan mereka secara langsung tanpa harus menemui staff sekolah. Ini akan lebih efektif dan cepat daripada menggunakan sistem offline. 

Efisiensi biaya dan waktu

Penggunaan teknologi ini akan dapat memotong waktu operasional administrasi pada pihak sekolah. Tidak hanya itu penggunaannya juga akan dapat memotong biaya operasional dengan mengotomatisasi tugas-tugas yang berulang. 

Tugas-tugas ini akan dapat dialihkan pada teknologi tersebut sehingga dapat menurunkan beban kerja staf. Dengan begitu biaya bisa dialihkan pada sumber daya lebih strategis pada pembelajaran. Ini akan dapat meningkatkan efisiensi sehingga memberikan hasil kinerja yang lebih baik serta lebih cepat. 

Contoh alur percakapan chatbot pembelajaran

Dalam membuat alur percakapan pembelajaran, terdapat beberapa langkah yang dapat guru perhatikan. Hal ini bisa menentukan apakah percakapan pada chatbot tersebut sudah sesuai atau belum. 

Berikut ini adalah informasi selengkapnya. 

Orientasi awal

Pada alur awal ini berikan kesan yang baik pada pengguna dengan memperkenalkan diri serta menjelaskan tujuan dari chatbot tersebut. Atur agar penggunaan bahasa di teknologi ini dapat rasa nyaman sehingga pengguna bisa lebih betah dalam menggunakannya. 

Gunakan juga bahasa yang mudah dan sesuai dengan tingkat jenjang pendidikan peserta didik sehingga dapat mudah dipahami. 

Contoh alur awal ini yaitu: 

  • Bot: “Selamat pagi! Saya adalah BelajarBot yang akan membantu mempelajari materi pelajaran Matematika. 

“Pertama-tama aku ingin mengetahui preferensi kamu. Apakah kamu ingin mulai belajar dari materi dasar atau ingin masuk ke materi yang lebih spesifik?”

  • Pelajar: “mulai dasar”
  • Bot: “Oke! Mari kita mulai dari pelajaran paling dasar.”

Penilaian kemampuan 

Selanjutnya yaitu bot tersebut bisa guru setting sehingga mampu menilai kemampuan peserta didik dalam pembelajaran secara spesifik. Pemahaman akan tingkat pengetahuan materi akan menjadi penentu bagaimana melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan tingkat masing-masing peserta didik. 

Ini akan membantu dalam membangun pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan juga dipersonalisasi. Berikut ini adalah contoh alur percakapannya: 

  • Bot: “Selamat pagi! Saya adalah BelajarBot yang akan membantu mempelajari materi pelajaran Bahasa Inggris. 

“Pertama-tama aku ingin mengetahui tingkat pemahaman kamu pada materi ini. Akan ada beberapa tes yang harus kamu lalui untuk menentukan tingkat belajar. Apakah kamu siap?”

  • Pelajar: “Ya”
  • Bot: “Oke! Mari kita mulai tes pemahaman Bahasa Inggris kamu.”

Dalam sesi ini, bot akan memberikan pertanyaan-pertanyaan sehingga mampu menilai tingkat pemahaman peserta didik pada suatu materi pembelajaran. Materi pelajaran yang akan chatbot berikan nantinya akan sesuai dengan tingkat pemahaman tersebut sehingga mampu membangun pengetahuan yang relevan. 

Pemberian materi yang sesuai 

Alur pembelajaran yang selanjutnya yaitu pemberian materi pelajaran. Dalam pemberian materi pelajaran, akan menyesuaikan dengan tingkat kemampuan dan juga hasil evaluasi di pembelajaran sebelumnya. 

Contoh alur percakapannya yaitu: 

  • Bot: “Pada sesi ini, kamu akan mempelajari mengenai alur fotosintesis dalam tumbuhan…Berikut adalah kesimpulan dari materi tersebut. 

Apakah materi ini sudah jelas?”

  • Pelajar: “Ya”
  • Bot: “Apakah ada pertanyaan mengenai materi ini?”

Kuis dan interaksi 

Alur percakapan pada teknologi ini akan mampu membantu memberikan kuis dan juga interaksi yang tepat pada peserta didik sehingga bisa membantu pengembangan materi. Di dalamnya peserta didik bisa menghadapi evaluasi secara langsung dan juga bertanya pada chatbot ini.

  • Bot: “Itulah dia materi mengenai sistem pernapasan makhluk hidup. Apakah ada yang ingin kamu ketahui lebih lanjut mengenai materi ini?”
  • Pelajar “tidak”
  • Bot: “Setelah ini kamu dapat menjawab beberapa pertanyaan mengenai sistem pernafasan makhluk hidup demi memahami tingkat pemahaman terhadap materi tersebut. Jawab dengan tepat sesuai dengan pengetahuanmu ya!”

Umpan balik

Selanjutnya bot ini juga bisa membantu memberikan umpan baik yang sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik. Umpan balik ini akan menyesuaikan dengan hasil evaluasi pada tiap pembelajaran. 

Platform pembuat chatbot gratis

Ada beberapa platform pembuat chatbot pembelajaran yang dapat digunakan sehingga mampu membangun teknologi pembelajaran interaktif untuk peserta didik. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi platform tersebut. 

  • Microsoft Bot Framework

Alat ini akan membantu dalam mengembangkan percakapan pembelajaran yang terintegrasi dengan berbagai platform. Pembuatan menggunakan alat ini akan membantu mengembangkan chatbot yang dapat digunakan di berbagai perangkat. 

  • Dialogflow

Alat ini akan dapat membantu dalam mengembangkan chatbot pembelajaran dengan tepat. Dengan menggunakannya, para guru bisa merancang percakapan yang dapat membantu memberikan respon yang relevan dan juga memiliki alur percakapan yang lebih baik.

  • Rasa 

Alat ini dapat membantu membuat percakapan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan. Pembuatannya bisa sesuai dengan karakteristik peserta didik dan juga akan relevan dengan pembelajaran. 

Baca Juga: Pembelajaran Holistik

Tantangan & mitigasi

Chatbot pembelajaran dalam kegiatan kelas memiliki beberapa tantangan pelaksanaannya. Tantangan-tantangan ini berhubungan dengan penggunaan teknologi dan juga masalah sistematik dari chatbot tersebut. Berikut ini adalah beberapa tantangan dalam pelaksanaan penggunaan teknologi tersebut. 

Keterbatasan pemahaman 

Meskipun teknologi ini sudah sangat canggih, namun terdapat beberapa tantangan dalam proses pemahaman konteks tertentu. Para peserta didik bisa menanyakan suatu hal yang bisa saja membutuhkan pemahaman yang mendalam yang tidak ada dalam sistem kecerdasan buatan ini. 

Teknologi ini juga kesulitan dalam memahami pertanyaan kompleks atau memahami beberapa penggunaan bahasa. Para peserta didik mungkin harus mengulangi atau memodifikasi pertanyaan sehingga dapat dimengerti dengan baik. 

Tidak ada interaksi emosional 

Tantangan selanjutnya dalam penggunaan teknologi ini yaitu tidak ada interaksi emosional. Penggunaan teknologi ini menggunakan perangkat digital berupa handphone maupun komputer secara online. 

Penggunaannya minim sekali interaksi sosial dengan manusia sehingga akan berbeda dengan kegiatan sekolah. Maka dari itu teknologi ini hanya dapat memberikan dukungan pembelajaran di samping kegiatan belajar di sekolah. 

Membutuhkan sarana prasarana 

Pembuatan dan penggunaan teknologi ini secara luas pada peserta didik membutuhkan sarana dan prasarana pada pihak sekolah maupun pada peserta didik. Pihak sekolah harus dapat menyediakan teknologi dan sumber informasi yang tepat untuk membuat chatbot pembelajaran ini. 

Peserta didik sendiri harus memiliki perangkat digital tertentu agar dapat menggunakan teknologi ini dengan efisien dan cepat. Belum lagi harus ada proses maintenance dan juga proses teknis lainnya yang tentu saja membutuhkan dukungan yang tidak sedikit. 

Tidak ada yang dukungan interaksi emosional akan dapat menyebabkan perkembangan pembelajaran jadi terhambat dan juga tidak adanya motivasi belajar. 

Meningkatkan ketergantungan teknologi 

Tantangan yang selanjutnya pada penggunaan teknologi ini yaitu adanya resiko ketergantungan. Penggunaan teknologi ini akan memudahkan dalam proses mendapatkan informasi tanpa harus tatap muka langsung dengan seseorang. 

Peserta didik akan dapat belajar secara mandiri dan fleksibel dengan menggunakan bantuan teknologi dan koneksi internet. Ini bisa menyebabkan mereka mengalami ketergantungan sehingga tidak dapat menyeimbangkannya dengan kehidupan sosial. 

Dalam penggunaannya para guru bisa menggunakan beberapa strategi sehingga mampu menggunakan chatbot pembelajaran dengan lebih baik. Beberapa caranya yaitu: 

  • Membuat sistem pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi chatbot pembelajaran dan kegiatan pembelajaran secara seimbang. 
  • Memberikan pelatihan penggunaan pada peserta didik dan guru. 
  • Memberikan edukasi pada peserta didik sehingga tidak mengalami ketergantungan penggunaan teknologi tersebut. 

Penutup 

Chatbot pembelajaran akan membantu dalam pelaksanaan pembelajaran sehingga lebih terotomatisasi dan dapat meningkat efisiensinya. Dengan menggunakan teknologi ini pada peserta didik dan guru dapat lebih mudah dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara fleksibel menggunakan teknologi terkini.

Artikel ini ditulis oleh:

Share the Post: