Literasi data untuk guru dan siswa adalah suatu aspek penting yang dapat membantu pelaksanaan kegiatan di zaman sekarang. Di zaman sekarang, data merupakan suatu aset penting yang dapat menjadi dasar suatu keputusan yang dapat mempengaruhi kehidupan.
Kemampuan literasi data merupakan suatu keterampilan dalam memahami, melakukan analisis, mencari informasi, serta menginterpretasikan suatu informasi secara efektif untuk dapat mencapai suatu tujuan. Kemampuan ini tidak hanya tentang pembacaan suatu grafik ataupun tabel.
Literasi data berhubungan erat dengan kemampuan pemahaman secara mendalam mengenai bagaimana suatu data atau informasi terkumpul dan proses penggunaan data tersebut. Literasi data akan dapat menghantarkan seseorang agar dapat mengolah suatu informasi secara tepat sehingga mendapatkan solusi permasalahan yang relevan.
Kemampuan ini sangat penting adanya untuk para guru dan juga peserta didik. Peserta didik yang memiliki kemampuan literasi data akan mampu memahami suatu informasi dengan tepat serta mengambil keputusan berdasarkan informasi tersebut.
Para guru yang memiliki kemampuan literasi data sendiri akan dapat mengolah informasi yang mereka miliki berhubungan dengan bidang pendidikan sehingga mampu merumuskan strategi belajar yang tepat. Kemampuan ini adalah suatu keterampilan strategis yang penting untuk masa sekarang.
Para guru harus dapat mengajarkan kemampuan literasi data sejak dini pada peserta didik sehingga mereka dapat menerapkannya dengan tepat. Berikut ini beberapa informasi mengenai literasi data mulai dari kompetensi dasar yang penting dalam kemampuan ini hingga pelaksanaannya secara sederhana di kelas.
Suaraku juga bisa memahami berbagai resiko yang bisa muncul ketika seseorang tidak memiliki kemampuan literasi data yang tepat. Semoga informasi ini dapat membantu para guru dan peserta didik dalam meningkatkan kemampuan literasi data secara tepat.
Baca Juga: Literasi Digital dalam Pendidikan, Penting namun Tetap Harus Diwaspadai
Mengapa literasi data penting
Kemampuan literasi data merupakan suatu keterampilan yang dapat membantu di berbagai bidang industri. Apalagi di zaman sekarang, di mana data merupakan suatu aset berharga yang dapat menentukan kesuksesan.
Data saat ini merupakan suatu komoditi penting yang sudah menjadi sumber berbagai keputusan di berbagai bidang. Suatu kumpulan data akan menjadi sumber informasi penting bergantung pada cara pengelolaannya.
Kemampuan literasi data merupakan suatu kemampuan dalam mengambil suatu data, mengolah suatu data hingga menyimpulkan data tersebut menjadi suatu informasi yang berguna. Kemampuan ini bisa membantu dalam membentuk suatu kebijakan penting sesuai dengan kondisi nyata.
Saat ini kemampuan literasi data merupakan suatu hal yang sangat penting. Memiliki pemahaman yang kurang terhadap literasi data akan memberikan risiko adanya kesalahan tafsir data yang dapat memberikan kerugian.
Misalnya ketiga berhadapan dengan data penjualan, seseorang harus dapat menentukan keputusan penting berhubungan dengan data tersebut. Ketika data tersebut dapat diinterpretasi dengan baik maka akan memberikan kebijakan yang dapat menguntungkan.
Jika data tersebut tidak dibaca dengan baik, hal ini bisa menyebabkan adanya kerugian karena kelalaian literasi data tersebut. Pemahaman dalam penarikan data dan juga interpretasi data akan membantu dalam membuat kebijakan yang akurat dan tepat.
Kemampuan literasi data umumnya merupakan suatu keterampilan dalam mencari, memahami, menginterpretasi, menganalisis hingga menggunakan data secara efektif. Kemampuan ini tidak hanya sekedar membuat grafik atau membaca tabel saja.
Literasi data melibatkan berbagai pemahaman yang mendalam mengenai bagaimana data terkumpul, proses penggunaannya dan juga bagaimana menggunakan informasi tersebut dalam mengambil keputusan.
Seringkali seseorang dapat memahami suatu data namun tidak dapat membuat satu keputusan yang sesuai atau menguntungkan informasi tersebut. Maka dari itu literasi data harus dapat diasah dengan baik agar dapat berguna dalam prakteknya. Melatih literasi data untuk guru dan siswa dapat menjadi suatu cara tepat untuk membantu meningkatkan kompetensi diri di zaman sekarang.
Kompetensi dasar yang perlu dimiliki
Literasi data untuk guru dan siswa merupakan suatu hal yang penting dan harus guru ajarkan pada peserta didik. Di dalam literasi data terdapat berbagai kompetensi dasar yang perlu terasah. Berikut ini adalah beberapa kompetensi dasar yang penting untuk literasi data.
Menemukan data relevan
Kompetensi dasar yang perlu dimiliki dalam literasi data yaitu kompetensi dalam menemukan data yang relevan. Untuk dapat memiliki kemampuan literasi data yang kuat, seseorang harus dapat memahami bagaimana cara menemukan data yang relevan.
Menemukan data relevan akan mampu membantu dalam satu pengambilan keputusan sehingga bisa sesuai dengan kondisi nyata secara akurat. Dalam menemukan data yang tepat seseorang harus tahu bagaimana mengambil suatu data dengan baik dan benar. Hal ini bisa terlaksana dengan latihan dan juga peningkatan kemampuan literasi data.
Mengevaluasi kualitas data
Kemampuan selanjutnya yaitu kemampuan dalam mengevaluasi kualitas data. Untuk dapat memperkuat literasi data, seseorang harus dapat memahami bagaimana cara mengevaluasi kualitas suatu data.
Mereka harus tahu apakah data tersebut merupakan data yang tepat dan sesuai atau tidak. Mereka harus tahu berbagai cara melakukan evaluasi kualitas data sehingga tidak sembarangan dalam pelaksanaannya.
Mengolah data
Kemampuan selanjutnya yang penting dalam peningkatan literasi data yaitu kemampuan mengolah data. Dalam literasi data, kemampuan dalam mengolah suatu informasi merupakan suatu hal yang penting yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan.
Seseorang harus dapat mengolah data dengan baik sehingga mampu membantu dalam proses pengambilan keputusan. Proses pengolahan data ini menjadi aspek penting dalam literasi data.
Membuat visualisasi data
Kompetensi yang selanjutnya yaitu dalam membuat visualisasi data. Seseorang yang ingin mahir dalam literasi data harus dapat memahami bagaimana mengolah data dan juga membuatnya menjadi visualisasi data.
Visualisasi data akan membantu seseorang memahami suatu informasi kompleks menjadi visual yang mudah dimengerti. Kemampuan ini membutuhkan latihan menggunakan alat-alat yang tepat sehingga mampu memberikan pemahaman visual yang jelas.
Menafsirkan hasil data
Kompetensi yang selanjutnya dalam literasi data yaitu kemampuan dalam menafsirkan hasil data. Seseorang yang memiliki keterampilan literasi data harus dapat menafsirkan suatu informasi yang telah mereka terima.
Mereka harus dapat memahami hubungan antara suatu data tersebut dengan kondisi secara nyata. Kemampuan menafsirkan data ini nantinya akan mampu membantu dalam pengambilan keputusan secara efektif.
Kreativitas
Selanjutnya seseorang juga harus dapat memiliki kemampuan kreativitas tinggi sehingga mampu mengolah informasi tersebut menjadi suatu keputusan yang efektif. Keputusan atau kebijakan tersebut harus dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam suatu kondisi.
Ini membutuhkan keterampilan kreativitas dan juga inovasi yang tinggi sehingga dapat menemukan solusi dari permasalahan dengan cara yang tepat. Maka dari itu kemampuan kreativitas merupakan suatu komponen penting dalam literasi data.
Contoh aktivitas kelas berhubungan dengan literasi data
Literasi data dapat guru ajarkan pada peserta didik menggunakan berbagai kegiatan kelas. Berikut ini adalah beberapa aktivitas kelas yang berhubungan dengan literasi data yang mampu mengasah kemampuan para peserta didik.
Dengan kegiatan-kegiatan ini, peserta didik dapat meningkatkan pemahaman literasi data dan juga pelaksanaannya di kehidupan nyata.
Grafik kemajuan belajar
Kegiatan kelas yang berhubungan dengan literasi data contohnya yaitu grafik kemajuan belajar yang guru buat. Grafik kemajuan belajar mengandung berbagai informasi perkembangan belajar peserta didik dari suatu periode ke periode berikutnya.
Informasi ini akan membantu dan memahami kemajuan belajar dan juga perkembangan mereka di suatu mata pelajaran. Para guru bisa menggunakan grafik ini untuk mengambil suatu langkah strategis dalam pembelajaran.
Tabel minat bakat peserta didik
Selanjutnya yaitu dalam pembuatan tabel minat bakat peserta didik. Para guru bisa membuat tabel minat bakat peserta didik yang dapat menggambarkan kemampuan mereka dalam bidang akademik maupun non akademis.
Tabel minat bakat ini dapat membantu guru dalam menentukan proses pembelajaran yang tepat dan juga fokus strategi belajar pada masing-masing individu. Para guru juga bisa menggunakan informasi ini sebagai tolok ukur pembelajaran adaptif di kelas.
Tabel hambatan pembelajaran
Para guru juga bisa menggunakan literasi data dalam membuat tabel hambatan pembelajaran. Tabel hambatan pembelajaran memberikan informasi mengenai kekurangan maupun tantangan apa saja yang peserta didik hadapi dalam suatu mata pelajaran.
Tabel hambatan pembelajaran ini bisa memberikan kesempatan untuk guru dalam meningkatkan kemampuan secara efektif sesuai dengan kebutuhan. Guru bisa memberikan langkah strategis maupun umpan balik yang tepat yang sesuai dengan kondisi.
Integrasi literasi data dengan mapel
Literasi data untuk guru dan siswa menjadi kemampuan penting yang belum menjadi perhatian. Kemampuan literasi data dapat guru ajarkan pada peserta didik menggunakan berbagai integrasi mata pelajaran.
Integrasi antara literasi data dengan mata pembelajaran dapat dilihat dari suatu proyek penelitian mengenai hubungan pembangunan dengan ekosistem di sekitar. Para peserta didik akan melaksanakan penelitian untuk memahami apakah ada efek samping dari pembangunan dengan keadaan ekosistem di sekitar tempat tersebut.
Mereka akan mengumpulkan data yang sesuai dengan tema lalu memproses data tersebut sehingga mampu menafsirkan kesimpulan yang tepat. Latihan ini akan membantu mereka memahami cara penarikan data yang tepat dan juga pemrosesannya demi mendapatkan kesimpulan yang sesuai.
Selain itu peserta didik juga bisa melaksanakan literasi data pada bidang ekonomi. Contohnya yaitu membandingkan data nilai rupiah dengan harga emas.
Perbandingan data ini akan mampu membantu peserta didik memahami suatu kesimpulan dalam perbandingan nilai rupiah dengan harga emas di beberapa tahun terakhir.
Mereka akan mampu menarik kesimpulan serta memahami hubungan antara kedua data tersebut. Ini akan mampu membantu mereka melatih literasi data secara maksimal.
Tools visualisasi data sederhana
Literasi data untuk guru dan siswa menjadi suatu hal yang penting dalam zaman sekarang. Untuk dapat memahami dan juga mempelajari literasi data, guru dan peserta didik dapat menggunakan berbagai tools visualisasi data sederhana yang saat ini sudah banyak beredar.
Penggunaan alat-alat ini akan membantu dalam memahami proses menganalisis data dan juga pengambilan keputusan berdasarkan data tersebut. Berikut ini informasi mengenai tools visualisasi data yang tepat.
Tableau
Untuk dapat melakukan visualisasi data, para guru bisa menggunakan aplikasi ini. Kelebihan aplikasi ini yaitu mudah penggunaannya dan juga lebih fokus pada presentasi dan pengambilan keputusan berbasis visual.
Aplikasi ini juga mendukung integrasi dengan berbagai sumber data lain sehingga bisa berbagi visualisasi data secara real time. Fitur ini bisa membantu dalam kolaborasi analisis data.
Microsoft Power BI
Alat visualisasi data ini sangat populer di kalangan perusahaan karena dapat menghubungkan berbagai sumber data dan membuat dashboard laporan yang dinamis serta interaktif. Penggunaan aplikasi ini mudah sehingga bisa digunakan oleh para pengguna tanpa latar belakang teknis.
Aplikasi ini juga dapat terintegrasi dengan berbagai produk Microsoft lainnya sehingga dapat berkolaborasi dengan baik.
Looker Studio
Alat ini merupakan suatu visualisasi data yang secara gratis dapat guru gunakan. Loker studio dapat membantu membuat suatu laporan dan dashboard yang bisa di-customisasi.
Keunggulan dari alat ini yaitu terintegrasi dengan berbagai layanan Google sehingga memudahkan kolaborasi. Alat ini juga memungkinkan kolaborasi secara real Time hingga dapat bekerja sama dengan satu tim dalam membuat laporan.
Excel
Alat satu ini sangat mudah digunakan dan juga dapat membantu visualisasi data secara sederhana. Para guru bisa menggunakan alat ini untuk membuat presentasi tabel maupun grafik sesuai dengan data yang terkumpul.
Penggunaannya yang mudah menjadi pilihan berbagai instansi untuk proses pengolahan data.
Risiko salah tafsir data
Kemampuan literasi data untuk guru dan siswa merupakan suatu hal yang penting dan harus menjadi pemahaman secara mendalam. Tidak memiliki kemampuan literasi data akan menjadi salah satu sumber permasalahan salah tafsir data yang bisa menjadi resiko.
Berikut ini merupakan beberapa resiko salah tafsir data yang bisa terjadi pada orang-orang yang tidak memiliki kemampuan literasi data yang tepat.
Salah menentukan kebijakan
Terdapat beberapa resiko ketika mengalami salah tafsir data pada suatu informasi. Salah satunya yaitu dapat menimbulkan kesalahan dalam penentuan kebijakan.
Menentukan kebijakan merupakan suatu hal yang perlu banyak pertimbangan sehingga butuh berbagai data sebagai acuan. Proses pengolahan data yang tepat akan menghasilkan informasi yang dapat diinterpretasi.
Namun ketika interpretasi data tidak tepat, hal ini bisa menimbulkan berbagai permasalahan. Salah satunya yaitu bisa menghasilkan kebijakan yang tidak sesuai.
Kebijakan yang tidak sesuai bisa menyebabkan berbagai kerugian dalam proses pelaksanaan suatu kegiatan. Ini bisa menimbulkan pelaksanaan kegiatan jadi tidak maksimal.
Terhambatnya perkembangan dan operasional
Risiko selanjutnya yaitu adanya kemungkinan terhambatnya perkembangan serta operasional suatu kegiatan. Kesalahan dalam tafsir data bisa menyebabkan adanya kelalaian dalam penentuan kebijakan.
Hal ini nantinya dapat menimbulkan pengaruh pada perkembangan serta operasional suatu kegiatan. Perkembangan suatu kegiatan tersebut dapat terhambat sehingga tidak dapat mencapai tujuan di awal.
Hal ini bisa menimbulkan berbagai resiko dan juga kerugian yang dapat memberikan pengaruh pada operasional secara keseluruhan. Maka dari itu kesalahan tafsir data seharusnya bisa diminimalisir sehingga tidak menimbulkan berbagai efek berantai.
Baca Juga: Kompetensi Literasi Data untuk Guru, Ketahui Tools hingga Penerapan
Kerugian dalam berbagai aspek
Resiko kesalahan tafsir data bisa menimbulkan kerugian lain dalam suatu kegiatan. Kerugian ini bisa berupa material hingga waktu.
Kerugian-kerugian tersebut bisa menyebabkan perkembangan dan juga operasional dapat terhambat sehingga tidak dapat mencapai tujuan yang seharusnya. Kesalahan tafsir data juga menimbulkan kelalaian dalam pembuatan kebijakan sehingga nantinya bisa memberikan kerugian pada suatu operasional.
Maka dari itu sebaiknya dapat menghindari adanya kesalahan tafsir data pada suatu kegiatan. Hal ini dapat diminimalisir dengan penguatan literasi data yang tepat.
Penutup
Literasi data untuk guru dan siswa merupakan hal yang penting untuk menjadi pemahaman pada zaman ini. Kemampuan literasi data akan menjadi satu hal yang dapat menjadi bekal untuk menentukan keputusan pada suatu permasalahan berhubungan dengan data.





