Dalam kurikulum merdeka muncul beberapa istilah pembelajaran yang berusaha memusatkan fokus pada peserta didik dan memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif.
Salah satunya yaitu pendekatan student agency di sekolah.
Student agency adalah suatu kemampuan peserta didik dalam menjadi pemimpin dalam proses pembelajaran mereka sendiri.
Pendekatan ini akan memberikan rasa memiliki dalam pembelajaran yang peserta didik lakukan.
Ini karena peserta didik akan berusaha secara aktif dan kreatif dalam mencari, mengarahkan dan melaksanakan pembelajaran yang mereka lakukan.
Dengan pendekatan ini, peserta didik akan dapat meningkatkan kemampuan kepemimpinan mereka serta memberikan banyak manfaat pada perkembangan karakter mereka.
Hal ini akan menjadi suatu aset besar dalam masa depan peserta didik. Dengan pendekatan ini, generasi muda di sekolah akan menjadi sosok yang berguna dan memberikan manfaat di lingkungan sekitar, lingkungan kerja, hingga lingkungan keluarga.
Berikut ini adalah beberapa peran guru dalam student agency di sekolah serta manfaat pendekatan ini untuk para peserta didik.
Pengertian Pendekatan Student Agency
Dalam kurikulum merdeka terdapat istilah merdeka belajar yang memegang arti penting dalam pelaksanaan pendidikan di Indonesia.
Merdeka belajar adalah suatu proses pembelajaran yang memungkinkan guru serta peserta didik untuk memiliki kebebasan dalam berinovasi, serta menggunakan kreativitas mereka dengan mandiri.
Di dalam kurikulum ini terdapat pendekatan yang dapat menumbuhkan rasa kepemimpinan peserta didik dengan efektif.
Pendekatan itu disebut dengan pendekatan student agency.
Student agency adalah suatu pendekatan yang berusaha melatih kemampuan peserta didik agar dapat menjadi pemimpin dalam proses pembelajaran yang mereka lakukan.
Pendekatan ini akan menumbuhkan rasa memiliki dalam pembelajaran peserta didik.
Untuk memaksimalkan potensi ini, ada beberapa aspek yang dapat dimaksimalkan yaitu suara atau voice, pilihan atau choice, dan kepemilikan atau ownership.
Dengan memperhatikan aspek ini, peserta didik akan dapat mengarahkan pembelajaran mereka sendiri dengan membuat pilihan, memberikan pendapat, mengajukan pertanyaan, mengungkapkan keingintahuan, ikut berpartisipasi, ikut berkontribusi, serta mengkomunikasikan pemikiran mereka dengan orang lain sehingga bisa menjadi pemilik pembelajaran mereka sendiri.
Ketika pelaksanaan metode pembelajaran ini terlaksana dengan baik, peserta didik akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan akademik dan karakter yang unggul.
Ini karena peserta didik akan jadi lebih fokus dalam melaksanakan kegiatan belajar serta bisa menumbuhkan berbagai karakteristik unggul yang menjadi kebutuhan di dunia saat ini.
Ini karena dalam menjadi lulusan yang sukses di masa depan, tidak hanya butuh hasil belajar yang tinggi.
Peserta didik juga harus memiliki kemampuan dan kualitas lain seperti karakter yang unggul.
Dengan karakter unggul, peserta didik akan dapat menghadapi persoalan dengan pikiran yang terarah dan bisa menentukan pilihan mereka sendiri.
Dengan kemampuan kemandirian ini, peserta didik akan dapat menjadi penentu kehidupan mereka sehingga tidak menjadi generasi yang bergantung pada orang lain.
Konsep Pendekatan Student Agency
Kepemimpinan pada peserta didik berasal dari prinsip bahwa peserta didik memiliki kemampuan dan keinginan yang dapat secara positif mempengaruhi proses pembelajaran hingga kehidupan mereka sendiri.
Kepemimpinan pada peserta didik ini adalah suatu kemampuan dalam menetapkan tujuan, melakukan refleksi, serta bertindak dengan bertanggung jawab untuk menghasilkan perubahan.
Kepemimpinan peserta didik akan membentuk peserta didik agar dapat bertindak secara aktif serta bisa membuat pilihan tanggung jawab sehingga tidak hanya menerima apa yang diberikan pada mereka.
Ketika student agency ini terlaksana pada peserta didik, mereka akan secara perlahan berubah menjadi pribadi yang bisa memotivasi dan menentukan tujuan belajar mereka sendiri dengan pemikiran yang matang.
Kemampuan ini akan menjadi bekal praktis untuk mereka di masa depan.
Ketika peserta didik memiliki kepemimpinan atau student agency dalam pembelajaran, mereka akan memiliki suara atau voice, pilihan atau choice, dna juga kepemilikan atau ownership dalam proses belajar.
Dengan aspek ini, peserta didik akan dapat mengembangkan diri menjadi pemilik bagi proses belajar yang mereka jalani.
Seorang guru sebenarnya memiliki tugas untuk menyediakan lingkungan yang dapat menumbuhkan kebiasaan ini secara otomatis sehingga bisa terpatri dalam tindakan mereka.
Untuk lebih jelas, berikut ini adalah konsep suara, pilihan dan kepemilikan dalam student agency.
1. Suara atau Voice
Suara dalam hal ini tidak hanya tentang kegiatan berbicara dengan peserta didik untuk berkomunikasi tentang ide dan pendapat saja.
Konsep suara dalam student eini adalah suatu pandangan, perhatian, serta ide yang peserta didik ekspresikan secara aktif di dalam kelas sehingga bisa memberikan kontribusi di proses pengambilan keputusan.
Untuk memperhatikan dan mempertimbangkan suara peserta didik, para guru harus bisa membentuk mereka agar dapat terus berusaha dalam memberikan perubahan.
Suara peserta didik secara aktif akan dapat memberikan kesempatan mereka untuk berkolaborasi dan membuat keputusan yang akan mempengaruhi bagaimana pembelajaran mereka dilaksanakan.
2. Pilihan atau Choice
Pilihan atau choice adalah suatu peluang yang peserta didik dapatkan sehingga mereka bisa memilih kesempatan-kesempatan dalam ranah sosial, lingkungan serta pembelajaran.
Dengan ini peserta didik bisa memilih untuk berada di kelompok yang memiliki gol yang sesuai dengan tujuan dan minatnya.
Peserta didik juga bisa memilih tempat belajar yang pas untuk mereka dan memilih lingkungan yang bisa mendukung kemampuan belajar mereka secara optimal.
Peserta didik akhirnya bisa menentukan apa yang mereka inginkan dalam pembelajaran sambil belajar bertanggung jawab akan pilihan mereka sendiri.
3. Kepemilikan atau Ownership
Aspek ownership akan memberikan mereka kesempatan untuk bertanggung jawab dalam proses pembelajaran yang mereka lakukan sehingga bisa menunjukkan keaktifan tinggi dalam proses pembelajaran.
Dengan begitu, mereka akan merasakan pembelajaran tersebut sebagai bagian dari mereka sehingga bisa lebih termotivasi dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Manfaat Pendekatan Student Agency bagi Murid
Apa saja manfaat dari pelaksanaan pendekatan pembelajaran student agency ini?
Berikut ini adalah beberapa informasi tentang manfaat dari pendekatan kepemimpinan tersebut pada peserta didik.
- Peserta didik dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab pada pembelajaran mereka sendiri
- Peserta didik bisa terlatih dalam berinisiatif di pembelajaran
- Peserta didik dapat memilih arah dan cara mencapai tujuan pembelajaran sendiri
- Meningkatkan kepemimpinan dalam diri peserta didik
Peran Guru dalam Pendekatan Student Agency
Para guru akan memiliki banyak peran penting dalam pendekatan satu ini.
Guru-guru di sekolah harus memahami peran apa saja yang bisa mereka lakukan agar dapat memaksimalkan pelaksanaan pembelajaran di sekolah dengan pendekatan ini.
- Membangun budaya mendengarkan dan menghormati bagi para peserta didik dan guru.
- Membangun kepercayaan diri peserta didik dengan pemikiran bahwa tiap pendapat kayak untuk didengar.
- Melibatkan peserta didik dalam proses belajar dan umpan balik.
- Melibatkan peserta didik dalam proses perencanaan pembelajaran di kelas.
- Memberikan peserta didik kesempatan dalam bertanya, berdiskusi, memberikan pendapat di proses pembelajaran.
- Berusaha jadi mitra belajar dengan peserta didik.
Itulah dia beberapa informasi penting tentang pendekatan student agency dalam pembelajaran. Pendekatan ini akan membantu peserta didik agar dapat menjadi pribadi yang mandiri dan memiliki sifat kepemimpinan yang positif sehingga bisa menjadi generasi muda yang berkualitas.
Pendekatan Deduktif dalam Pembelajaran dan Karakteristiknya
Pendekatan Induktif dalam Pembelajaran: Langkah dan Karakteristik
Pendekatan Pembelajaran Heutagogi untuk Peningkatan Kompetensi