Kegiatan pembelajaran saat ini menitikberatkan pada penggunaan teknologi sehingga seringkali melupakan efeknya pada kelestarian lingkungan.
Untuk itu, sistem Sekolah Digital Berkelanjutan (Sustainable Smart School) merupakan konsep yang dapat menjadi jawaban.
Sistem sekolah digital berkelanjutan merupakan suatu pendekatan terhadap infrastruktur sekolah sehingga mampu menyelaraskan kepedulian terhadap lingkungan dengan kemajuan teknologi terkini. Sistem sekolah ini mampu menjawab pertanyaan masalah mengenai biaya energi yang melonjak karena penggunaan teknologi.
Maka dari itu sistem teknologi belajar yang ramah lingkungan bisa menjadi jawaban. Sistem teknologi ramah lingkungan akan menggunakan energi terbarukan dan juga sistem yang efisien sehingga mampu menggunakan energi secara tepat.
Ini dapat menjawab kekhawatiran akan kelestarian lingkungan ketika menggunakan teknologi dalam keseharian di sekolah. Apalagi dengan isu pemanasan global yang saat ini sering muncul, pencarian solusi ramah lingkungan merupakan suatu hal yang penting.
Ini karena lingkungan merupakan aspek penting dalam kehidupan. Melakukan pembelajaran tanpa memperhatikan aspek lingkungan akan menyebabkan tumbuhnya nilai hipokrit terhadap apa yang para guru ajarkan di dalam pembelajaran.
Jangan sampai peserta didik tumbuh menjadi seorang yang tidak bertanggung jawab dan mengabaikan kelestarian alam ketika sudah dewasa nanti. Untuk itu, kepedulian terhadap lingkungan menggunakan konsep sekolah digital berkelanjutan menjadi hal yang penting dalam menyeimbangkan pengguna teknologi di dalam kelas.
Berikut ini adalah informasi mengenai konsep sekolah digital berkelanjutan yang bisa menjadi informasi penting untuk para guru. Semoga dengan informasi ini para guru bisa melaksanakan pembelajaran secara tepat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Baca Juga: Media Pembelajaran Digital: Bentuk dan Penerapannya
Konsep keberlanjutan digital di Sekolah Digital Berkelanjutan (Sustainable Smart School)
Perkembangan teknologi saat ini menuntut berbagai institusi pendidikan untuk menghadapi teknologi tersebut pada perangkat-perangkat sekolah dan juga kegiatan di dalam pembelajaran. Perangkat teknologi ini memberikan banyak efektivitas dan juga efisiensi dalam biaya dan juga waktu.
Walaupun begitu terdapat berbagai hal yang dapat menjadi pertimbangan dalam penggunaan sekolah pintar yang mengadopsi teknologi atau smart school. Salah satunya yaitu pada aspek kelestarian lingkungan dalam penggunaan teknologi.
Dalam pelaksanaannya lembaga pendidikan menghadapi berbagai tantangan berupa biaya energi yang meloncat dan juga kekhawatiran mengenai kelestarian lingkungan karena penggunaan teknologi. Permasalahan ini bisa menjadi salah satu hambatan dalam pembelajaran yang bisa mempengaruhi proses kegiatan di kelas.
Dengan melihat pertimbangan tersebut, penggunaan teknologi ramah lingkungan dapat menjadi pertimbangan tepat. Penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dan terbarukan dapat menjadi cara dalam menumbuhkan budaya keberlanjutan pada seluruh komunitas akademis.
Penggunaan energi yang ramah lingkungan dan terbarukan dapat menjadi suatu contoh nyata tanggung jawab sekolah terhadap kondisi alam di lingkungan sekitar. Ini dapat mengajarkan ilmu penting tentang kelestarian alam yang mampu membantu mengajarkan peserta didik mengenai pentingnya alam.
Konsep sekolah digital berkelanjutan merupakan suatu pengabdian teknologi digital pada kegiatan pembelajaran sekolah dengan memperhatikan kelestarian lingkungan menggunakan teknologi hijau atau ramah lingkungan.
Pengadopsian teknologi terbarukan dan juga ramah lingkungan akan membantu mengurangi limbah serta konsumsi energi. Selain itu teknologi ini juga mampu membantu menanamkan kebiasaan berkelanjutan pada pembelajaran di sekolah sehingga memicu kesadaran akan pentingnya kelestarian alam pada penghuni sekolah tersebut.
Membangun infrastruktur pembelajaran yang mendukung teknologi serta kelestarian lingkungan akan mampu mengatasi permasalahan sumberdaya dan juga akses. Sekolah juga dapat berinvestasi pada ternak teknologi berkelanjutan sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang berkontribusi pada masyarakat.
Efisiensi energi & teknologi di Sekolah Digital Berkelanjutan (Sustainable Smart School)
Penggunaan teknologi pada kegiatan pembelajaran sekolah merupakan suatu hal yang lumrah pada saat ini. Apalagi dengan berkembangnya zaman, penggunaan teknologi saat ini menjadi kebutuhan yang tidak bisa terlepas dari kegiatan kelas.
Dalam melaksanakan sekolah digital, penggunaan teknologi merupakan suatu hal yang umum. Dengan penggunaan teknologi ini, sekolah digital akan mau tidak mau menggunakan energi yang lebih besar dibandingkan sekolah reguler.
Maka dari itu, penggunaan energi terbarukan pada kegiatan pembelajaran merupakan hal yang penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan juga melakukan efisiensi energi teknologi.
Hal ini dapat terlaksana dengan menggunakan sumber daya terbarukan seperti matahari atau angin. Menggunakan energi tersebut sebagai bahan utama pelaksanaan kegiatan akan mampu membantu menjaga kegiatan kelas menjadi tetap produktif namun tetap memperhatikan kondisi lingkungan.
Peran AI dalam manajemen Sekolah Digital Berkelanjutan (Sustainable Smart School)
Sekolah digital berkelanjutan merupakan sistem sekolah modern yang mampu membantu menyelesaikan permasalahan lingkungan tanpa meninggalkan kemajuan teknologi pada pelaksanaannya. Di dalamnya terdapat berbagai peran kekerasan buatan di dalam kegiatan manajemen sekolah yang mampu membantu meningkatkan efisiensi.
Salah satu peran kecerdasan buatan dalam manajemen sekolah digital berkelanjutan yaitu efisiensi proses administrasi pada pembelajaran. Jika biasanya administrasi terlaksana secara manual menggunakan kertas yang sudah di print, maka pada sekolah digital berkelanjutan hal ini sudah dirubah.
Proses administrasi terlaksana secara online menggunakan data sehingga dapat mengurangi penggunaan kertas. Selain itu kecerdasan buatan juga dapat membantu manajemen energi terbarukan pada sekolah.
Kecerdasan buatan dapat mengoptimalkan penggunaan energi pada kegiatan pembelajaran sehingga mampu memaksimalkan proses pembelajaran tanpa membebani kelestarian lingkungan.
Contoh praktik hijau di Sekolah Digital Berkelanjutan (Sustainable Smart School)
Sistem sekolah ini memperhatikan pelestarian lingkungan serta masih menggunakan kemajuan teknologi sebagai media pembelajaran modern. Berikut ini merupakan beberapa informasi mengenai contoh praktik hijau pada sekolah digital berkelanjutan.
- Penggunaan energi terbarukan: Sekolah yang menerapkan prinsip sekolah hijau akan berusaha menggunakan energi terbarukan dalam pelaksanaan kegiatannya. Sekolah tersebut akan mengadopsi teknologi yang berusaha memanfaatkan sumber energi terbarukan seperti matahari atau angin. Contohnya dengan menggunakan panel surya untuk memberikan energi yang cukup Dalam proses pembelajaran.
- Pengolahan limbah efektif: Sekolah Hijau akan menerapkan sistem pengolahan limbah yang baik sehingga dapat memberikan kontribusi efektif pada kelestarian lingkungan. Contohnya yaitu pengelolaan limbah daur ulang, pengomposan dan sifat pengurangan penggunaan plastik. Peserta didik akan dibiasakan untuk membantu memilah sampah serta memahami pentingnya pengurangan limbah.
- Pendaftaran sekolah secara digital: pendaftaran sekolah umumnya menggunakan berbagai formulir cetak yang bisa menghabiskan banyak kertas. Hal ini bisa diubah menjadi proses pendaftaran secara online sehingga dapat memberikan pengaruh besar pada kelestarian lingkungan. Proses pendaftaran hingga akhir verifikasi dokumen akan terlaksana secara online sehingga dapat menjaga kelestarian lingkungan.
- Manajemen pembelajaran secara digital: pada Sekolah Hijau materi hingga ujian pembelajaran akan terlaksana secara digital. Ini karena kegiatan tersebut umumnya menggunakan kertas dengan jumlah yang banyak sehingga bisa menyebabkan masalah pada lingkungan. Dengan pembelajaran secara digital, peserta didik dan guru bisa mengurangi limbah sampah sehingga dapat memberikan manfaat pada lingkungan.
- Sistem administrasi paperless: pada sistem sekolah ini proses pelaksanaan administrasi pelaksanaan tanpa menggunakan kertas cetak sehingga dapat mengurangi limbah kertas. Proses saat administrasi akan terlaksana secara cepat dan juga efisien menggunakan manajemen administrasi online.
- Absensi digital: pelaksanaan absensi pada kegiatan sekolah akan terlaksana secara online sehingga tidak perlu mencetak kertas maupun dokumen-dokumen lainnya. Dengan sistem administrasi yang tepat, para peserta didik dan guru dapat melakukan absen menggunakan data mereka dengan efisien.
- Kesadaran lingkungan: sekolah yang menerapkan prinsip hijau ini akan memberikan pemahaman kesadaran lingkungan yang baik pada peserta didik dan guru. Hal ini demi dapat menerapkan penggunaan energi secara efisien sehingga mampu memberikan kontribusi pada lingkungan secara langsung.
- Penghijauan: proses pelaksanaan pembelajaran pada sekolah ini akan menerapkan pemahaman kesadaran lingkungan sehingga peserta didik dapat berkontribusi pada proses penghijauan di lingkungan sekitar. Ini akan membantu memberikan kontribusi terbaik pada alam di sekitar mereka.
Dampak jangka panjang Sekolah Digital Berkelanjutan (Sustainable Smart School)
Pelaksanaan sekolah ini memberikan dampak positif pada lingkungan hidup dan juga efisiensi pembelajaran. Dengan terobosan ini, kegiatan sekolah akan jadi lebih bermakna sehingga dapat meningkatkan kemampuan peserta didik menggunakan teknologi terkini namun tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Terdapat berbagai dampak lain yang mungkin terjadi ketika melaksanakan pembelajaran menggunakan sistem sekolah digital berkelanjutan. Berikut ini adalah informasi selengkapnya.
Mengatasi masalah sumber daya
Dampak jangka panjang dalam pengaplikasian sekolah digital berkelanjutan pada proses pembelajaran yaitu dapat mengatasi masalah sumber daya. Menggunakan teknologi terbaru pada sekolah digital tentunya akan menghabiskan sumber daya energi dan juga biaya.
Dengan menggunakan energi terbarukan, pihak sekolah akan dapat mengatasi masalah ini sehingga dapat melaksanakan pembelajaran secara lancar. Pihak sekolah bisa menggunakan energi terbarukan seperti panel surya yang memberikan energi listrik pada proses pembelajaran di sekolah.
Ini akan mampu mengatasi permasalahan sumber daya pada pelaksanaan sekolah digital berkelanjutan. Berbagai manfaat pun dapat guru dan sekolah ambil ketika menggunakan sistem sekolah digital berkelanjutan.
Memberi kontribusi pada lingkungan
Penggunaan teknologi merupakan suatu hal yang umum saat ini. Walaupun begitu, banyak orang tidak memahami bahwa penggunaan teknologi memberikan dampak pada lingkungan secara nyata.
Dengan menggunakan sistem sekolah digital berkelanjutan ini, pihak sekolah bisa menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran yang tepat untuk peserta didik sekaligus memberikan kontribusi pada lingkungan.
Sekolah akan dapat melaksanakan pembelajaran secara lancar tanpa perlu mengabaikan hati nurani karena memberikan dampak negatif pada lingkungan. Justru penggunaan energi terbarukan pada teknologi sekolah ini akan mampu membantu dalam pelestarian alam dan lingkungan di sekitar.
Hal ini bisa menjadi pembelajaran baik untuk para peserta didik di masa depan sehingga mereka bisa memahami pentingnya menjaga lingkungan pada kehidupan sehari-hari.
Mengajarkan kesadaran lingkungan pada penghuni sekolah
Dampak lainnya yang mampu sekolah digital berkelanjutan berikan yaitu mengajarkan kesadaran lingkungan pada penghuni sekolah. Saat ini banyak sekali orang yang menyepelekan lingkungan sehingga mengabaikan adanya efek pemanasan global yang ada di dunia.
Padahal isu tersebut merupakan suatu masalah penting yang tidak boleh dilewatkan saja. Menggunakan energi terbarukan pada sekolah digital akan mampu membantu menghasilkan kesadaran lingkungan pada penghuni sekolah.
Peserta didik dan guru akan bekerja sama sehingga memiliki pemahaman lingkungan yang baik agar tidak memberikan kontribusi buruk pada lingkungan sekitar. Hal ini dapat ditanamkan pada kegiatan pembelajaran di sekolah dan juga kebiasaan-kebiasaan baik berhubungan dengan kelestarian lingkungan.
Penggunaan energi terbarukan dan efisiensi energi di sekolah digital berkelanjutan merupakan salah satu langkah tepat dalam usaha memberikan kesadaran lingkungan tersebut.
Proses pembelajaran lebih efisien
Dampak lain dari penggunaan sekolah digital berkelanjutan yaitu para guru dan peserta didik dapat mendapatkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan juga efisien. Ini karena teknologi di dalam sekolah mengadopsi teknologi terkini yang dapat membantu proses pembelajaran.
Walaupun begitu, penggunaan teknologi masih tetap diperhatikan dengan baik sehingga tidak memberikan efek buruk pada lingkungan. Dengan begini peserta didik dapat belajar dengan nyaman tanpa menutup hati nurani mereka pada kelestarian lingkungan di sekitar.
Apalagi kelestarian lingkungan merupakan suatu hal yang penting yang dapat menjaga kondisi alam yang ada di dunia ini.
Tantangan implementasi Sekolah Digital Berkelanjutan (Sustainable Smart School)
Sekolah ini merupakan suatu terobosan teknologi yang dapat membantu lingkungan secara nyata. Walaupun begitu dalam kenyataannya terdapat berbagai tantangan yang mampu menjadi hambatan implementasi sekolah ini.
Berikut ini adalah informasi mengenai tantangan dan implementasi sekolah digital berkelanjutan di lapangan.
Sarana prasarana
Tantangan yang akan muncul dalam implementasi sekolah digital berkelanjutan yaitu tantangan dalam hal sarana dan prasarana. Untuk melaksanakan pembelajaran digital yang mengedepankan kelestarian alam membutuhkan berbagai sumber daya dan juga sarana prasarana yang mumpuni.
Sarana dan prasarana ini akan dapat mempengaruhi proses pembelajaran yang mengedepankan kelestarian lingkungan. Tanpa sarana dan prasarana yang tepat, proses pembelajaran tidak akan dapat terlaksana dengan semestinya.
Sekolah yang masih memiliki sarana prasarana minim tidak akan dapat mengadopsi pembelajaran ini dengan baik. Apalagi sekolah yang terletak pada daerah yang terpencil, proses adaptasi digital yang berkelanjutan akan jadi sesuatu yang sulit.
Dibutuhkan usaha yang keras dalam memberikan akses yang tepat seperti internet dan juga akses lainnya.
Biaya
Tantangan dalam implementasi sekolah digital berkelanjutan yang selanjutnya yaitu dalam masalah biaya. Tidak bisa dipungkiri bahwa menggunakan teknologi pada sekolah digital merupakan suatu hal yang tidak murah.
Harus terdapat berbagai teknologi terkini yang diadopsi pada pembelajaran di sekolah. Selain itu mengadopsi energi terbarukan juga memerlukan banyak biaya.
Biaya-biaya ini bisa menjadi beban untuk sekolah yang belum siap secara materi dan sarana prasarana. Selain biaya untuk memulai kegiatan sekolah digital, ada juga biaya perawatan sarana prasarana yang akan memakan jumlah banyak.
Tanpa biaya yang cukup, proses adaptasi pembelajaran digital berkelanjutan ini akan jadi sesuatu yang sulit. Hal ini merupakan suatu tantangan besar yang menjadi permasalahan di berbagai kasus.
Kesadaran penghuni sekolah
Baca Juga: Pendidikan Berbasis Digital: Pengertian dan Tujuannya
Tantangan yang selanjutnya dalam implementasi sekolah digital berkelanjutan yaitu kesadaran penghuni sekolah pada pelestarian lingkungan. Untuk melaksanakan sekolah digital yang menggunakan energi terbarukan, harus terdapat kolaborasi yang tepat antara pihak sekolah dan juga peserta didik.
Pihak sekolah dan peserta didik harus dapat berkolaborasi sehingga dapat melaksanakan pembelajaran dengan memperhatikan kelestarian sekolah. Hal ini dimulai dengan kebiasaan-kebiasaan kecil yang terbentuk dalam kegiatan sekolah.
Walaupun terdengar sederhana, hal ini cukup sulit untuk berbagai individu yang belum memiliki pemahaman lingkungan yang cukup. Ini bisa menjadi tantangan yang sulit dan perlu perhatian khusus.
Penutup
Itulah dia informasi mengenai Sekolah Digital Berkelanjutan (Sustainable Smart School) yang dapat menjadi solusi pembelajaran saat ini tanpa memberikan pengaruh negatif pada lingkungan hidup. Semoga informasi ini dapat membantu dalam pemahaman sekolah digital berkelanjutan yang bisa menjadi referensi para guru.





