VR Field Trip untuk Sekolah, Bagaimana Manfaatnya?

VR field trip untuk sekolah adalah salah satu inovasi teknologi yang mampu membantu pembelajaran jadi lebih menyenangkan dan menarik. Teknologi ini akan memberikan kesempatan bagi peserta didik mengalami kejadian-kejadian yang tidak mungkin terlaksana di kehidupan nyata menggunakan perangkat teknologi. 

Field trip sendiri merupakan suatu metode pengajaran dengan melibatkan peserta didik di ruang belajar yang lebih luas sehingga bisa mengobservasi suatu objek secara langsung. Metode ini juga menggunakan objek-objek secara langsung dan juga komprehensif sehingga mampu mempelajarinya di lingkup yang lebih luas dari kegiatan kelas. 

Dengan menggunakan teknologi terbaru, metode pembelajaran ini dapat terlaksana tanpa harus melaksanakan perjalanan jauh ke tempat yang dituju. Para peserta didik bisa memahami suatu objek dan juga ilmu pengetahuan menggunakan teknologi dan ruang kelas. 

Dengan begitu kegiatan pembelajaran akan jadi lebih efektif dan tidak memakan banyak biaya. Walaupun begitu terdapat beberapa hal yang perlu guru ketahui sebelum melaksanakan pembelajaran menggunakan virtual reality ini. 

Para guru harus mengetahui tools yang dibutuhkan dan juga pembelajaran apa saja yang bisa menggunakan teknologi ini. Pemahaman ini akan membantu melaksanakan kegiatan kelas yang lebih komprehensif dan juga mencapai tujuan pendidikan secara efektif. 

Berikut ini adalah informasi mengenai virtual reality field trip yang bisa menjadi metode belajar pilihan agar peserta didik memiliki motivasi belajar tinggi. Semoga informasi ini dapat membantu meningkatkan kompetensi para peserta didik dengan lebih efektif dan menyenangkan. 

Apa itu virtual field trip

Field trip merupakan suatu teknik mengajar dengan mengajak para peserta didik untuk dapat belajar di ruang yang lebih luas sehingga mampu melakukan observasi secara langsung terhadap objek yang ingin mereka pelajari. Metode ini juga mampu menjadi solusi dalam pemahaman objek-objek secara spesifik dan langsung di ruang lingkup yang lebih luas dari ruang kelas. 

Beberapa orang menyebut metode ini juga sebagai metode karya wisata. Ruang belajar pada metode ini yaitu suatu tempat belajar di keluar ruang kelas. Namun hal ini tidak membatasi pemanfaatan ruang yang ada di sekitar sekolah. 

Tujuan dari pelaksanaan metode pembelajaran ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman peserta didik yang lebih luas dan komprehensif berkaitan dengan pengamatan secara langsung dalam lapangan. 

Dengan hasil observasi secara langsung ini, peserta didik diharapkan agar memiliki pengetahuan yang bermakna dalam kegiatan pembelajaran. Metode ini akan menuntut para peserta didik dalam melakukan aksi belajar yang bermakna serta dapat mengatur dengan waktu secara efisien. 

Dengan metode pembelajaran ini, pada peserta didik juga diharapkan dapat mengeksplorasi objek sesuai data secara nyata yang ada di lapangan. Mereka juga akan dapat menghasilkan pertanyaan serta merasakan hal-hal yang tidak mereka rasakan di dalam kelas dengan pembelajaran ini. 

Peserta didik nantinya akan dapat memperoleh data-data yang otentik sesuai dengan subjek pembelajaran karena dapat mengobservasi secara langsung. 

Baca Juga: Sekolah Ramah AI (AI Ready School), Solusi Pembelajaran Modern

Untuk dapat melaksanakan pembelajaran ini, umumnya akan menggunakan lebih banyak waktu dan juga biaya yang tinggi sehingga tidak terlalu efisien. Walaupun begitu para guru juga bisa melaksanakan pembelajaran ini menggunakan teknologi-teknologi terbaru seperti virtual reality. 

Virtual reality merupakan suatu teknologi yang dapat mengajak penggunanya masuk ke dalam dunia virtual sehingga mampu merasakan suatu kondisi atau mengamati suatu objek secara virtual. 

Kegiatan ini akan mampu meningkatkan pemahaman mengenai suatu objek atau kondisi tanpa harus datang secara langsung pada tempat tersebut. Model pembelajaran field trip menggunakan virtual reality akan membantu para guru dalam menyampaikan materi secara lebih menyeluruh. 

Para peserta didik pun akan dapat merasakan pengalaman belajar yang berbeda dari sebelumnya karena menggunakan teknologi virtual yang interaktif. Mereka juga akan dapat memahami suatu materi pelajaran secara menyeluruh karena menggunakan teknologi tersebut. 

Manfaat kunjungan virtual vs fisik

VR field trip untuk sekolah akan mampu memberikan banyak dampak positif untuk peserta didik. Kegiatan ini tentu berbeda dengan kunjungan secara fisik ke tempat-tempat tertentu. 

Berikut ini beberapa manfaat kunjungan virtual menggunakan teknologi virtual reality: 

  • Membantu pemahaman materi secara komprehensif 
  • Tidak perlu datang langsung dan mengamati obyek secara langsung 
  • Memakan biaya lebih rendah daripada field trip biasa
  • Dapat mengkondisikan virtual reality sesuai kebutuhan pembelajaran 
  • Proses pengelolaan pembelajaran jadi lebih mudah

Berikut ini informasi mengenai manfaat kunjungan secara fisik untuk pembelajaran: 

  • Pengalaman pembelajaran yang lebih nyata karena dapat berinteraksi secara langsung 
  • Meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran karena bisa bebas mengeksplorasi 
  • Pemahaman kontekstual menyeluruh tentang materi pembelajaran 

Tools VR murah untuk sekolah 

VR field trip untuk sekolah adalah langkah inovatif untuk meningkatkan motivasi pembelajaran peserta didik di kelas. Menggunakan metode belajar ini akan mampu meningkatkan semangat belajar sehingga peserta didik memiliki peningkatan kompetensi yang signifikan. 

Untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran ini, terdapat beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan. Salah satunya yaitu penggunaan alat virtual reality yang tepat. Berikut ini adalah beberapa referensi mengenai tools virtual reality yang bisa guru gunakan di kelas: 

Virtual reality desktop 

Jenis virtual reality ini menggunakan komputer atau laptop sebagai alat utama. Para guru dapat menghubungkan headset virtual reality pada komputer sehingga dapat menjelajahi dunia virtual yang dikendalikan oleh komputer. 

Para guru bisa menyediakan controller untuk dapat berinteraksi dengan objek dan juga lingkungan virtual. Menggunakan komputer sebagai alat virtual reality akan dapat menjalankan aplikasi yang lebih kompleks dengan grafis yang lebih tinggi. 

Virtual reality ponsel 

Jenis virtual reality ini menggunakan ponsel pintar sebagai alat utama. Para guru bisa menggunakan headset virtual reality dan juga aplikasi VR yang ada pada ponsel untuk memberikan pengalaman virtual. 

Penggunaan alat ini akan lebih mudah dan juga lebih luas ketersediaannya. Walaupun begitu kualitas grafik dan interaksi mungkin tidak bisa seperti saat menggunakan komputer. 

Virtual reality konsol

Alat virtual reality yang satu ini memanfaatkan konsol permainan. Alat tersebut akan terhubung dengan headset virtual reality pada perangkat televisi sehingga dapat menyediakan pengalaman yang lebih kaya menggunakan bantuan controller. 

Virtual reality menggunakan alat ini akan menyediakan grafis yang berkualitas tinggi dengan kegiatan yang lebih mendalam. Selain itu konten virtual reality sendiri sudah banyak berkembang pada platform konsol sehingga lebih beragam. 

Virtual reality standalone

Jenis virtual reality ini melibatkan para penggunanya agar dapat bergerak di ruang fisik. Sistem ini menggunakan sensor dan kamera untuk melacak gerakan tubuh sehingga bisa bergerak bebas tanpa terikat kabel. 

Penggunaan alat ini akan mampu membantu bergerak dan berinteraksi secara bebas sehingga bisa menjelajahi ruang dengan lebih nyaman. Pengalaman belajar pun akan lebih mendalam dan imersif. 

Contoh kegiatan sejarah & sains

VR field trip untuk sekolah dapat terlaksana di berbagai mata pelajaran. Kegiatan pembelajaran menggunakan virtual reality ini akan mampu memberikan penjelasan secara menyeluruh tentang konsep-konsep abstrak yang sulit untuk dipahami menggunakan teks saja. 

Umumnya kegiatan ini dapat terlaksana di materi pembelajaran sejarah dan juga sains. Berikut ini adalah beberapa kegiatan yang dapat terlaksana di mata pelajaran tersebut. 

Sejarah

Contoh kegiatan pembelajaran menggunakan virtual reality trip di mata pelajaran sejarah yaitu dengan berkunjung ke tempat-tempat bersejarah menggunakan virtual reality. Mengunjungi tempat-tempat bersejarah akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap suatu budaya dan juga sejarah yang telah terjadi. 

Para guru bisa mengembangkan pengetahuan akan masa lalu dan juga sejarah dunia dengan mengunjungi tempat-tempat tersebut. Untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang tidak dapat diakses secara mudah, para guru bisa menggunakan virtual reality ini. 

Dengan setting alat yang tepat dan juga aplikasi virtual reality yang sesuai, para guru bisa mengajak peserta didik dalam mengamati tempat-tempat bersejarah tersebut serta memberikan pemahaman lebih lanjut mengenai masa lalu dunia. 

Peserta didik nantinya akan dapat memahami kisah-kisah sejarah di dunia serta merasakan pengalaman belajar yang lebih menarik. 

Sains

Pembelajaran menggunakan virtual reality dapat juga guru laksanakan dalam pembelajaran sains. Pembelajaran sains umumnya menggunakan praktikum sehingga peserta didik dapat memperhatikan secara langsung suatu reaksi atau kondisi. 

Namun terdapat berbagai kondisi di alam ini yang tidak dapat diobservasi secara langsung di kegiatan belajar sekolah. Dengan menggunakan pembelajaran virtual reality ini, para guru bisa mengajak peserta didik untuk dapat memahami proses yang terjadi di alam sehingga memberikan pemahaman secara komprehensif. 

Contohnya yaitu dengan mengajak peserta didik memahami proses fotosintesis menggunakan virtual reality. Proses fotosintesis tidak dapat dilihat manusia tanpa menggunakan alat. 

Dengan menggunakan teknologi ini, para peserta didik dapat memahami gambaran proses fotosintesis yang terjadi di alam tanpa harus menggunakan alat-alat tertentu atau pengamatan pada tempat secara langsung. 

Rancangan aktivitas VR field trip untuk sekolah

Melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunakan virtual reality akan menjadi solusi menghadapi kegiatan kelas yang monoton dan itu-itu saja. Melaksanakan kegiatan yang berbeda dari biasanya bisa meningkatkan motivasi belajar dan juga membantu memberikan pengalaman belajar yang berbeda. 

Untuk melaksanakan kegiatan ini secara tepat, para guru harus tahu rancangan aktivitas yang tepat sehingga mampu mengelola kegiatan virtual reality di kelas secara efektif. Berikut ini adalah informasi mengenai rancangan aktivitas virtual reality yang dapat terlaksana dalam satu jam lamanya. 

Persiapan 

Untuk dapat merancang kegiatan virtual reality field trip yang tepat untuk peserta didik, para guru harus dapat melakukan persiapan yang lengkap. Persiapan dapat guru lakukan dengan menentukan tujuan pembelajaran dan juga materi pelajaran yang akan guru terapkan. 

Setelah materi pembelajaran tersebut terbentuk, para guru bisa menyiapkan alat-alat yang tepat sehingga mampu memberikan pengalaman virtual reality secara nyata pada peserta didik. 

Para guru bisa menggunakan ponsel headset virtual reality maupun komputer sehingga mampu melaksanakan pembelajaran tersebut. 

Persiapkan juga aplikasi atau platform virtual reality yang tepat yang mampu memberikan pengalaman belajar sesuai materi pelajaran yang telah guru persiapkan. Selain itu persiapkan juga kegiatan yang akan peserta yang dilakukan di dalam virtual reality tersebut. 

Berikan tugas pada peserta didik seperti mengamati suatu objek pada virtual reality. Setelah itu berikan tugas untuk membuat laporan pembelajaran mengenai observasi tersebut. 

Pelaksanaan 

Pada pelaksanaan pembelajaran ini, para guru harus siap dalam menghadapi permasalahan yang mungkin terjadi seperti pada permasalahan teknis penggunaan. Berikan contoh yang tepat pada peserta didik dalam penggunaan alat virtual reality sehingga tidak terjadi kesalahan. 

Pastikan bahwa internet dan perangkat teknologi sudah terkoneksi untuk membantu pelaksanaan agar lebih lancar. Di saat pelaksanaan para guru bisa membagi para peserta didik menjadi beberapa kelompok sehingga bisa lebih efisien. 

Berikan waktu untuk adaptasi dalam penggunaan alat sehingga mereka bisa mengikuti pembelajaran bersamaan. Jika mereka sudah beradaptasi, instruksikan untuk memperhatikan objek pada virtual reality sesuai kelompok. Berikan waktu untuk proses observasi sehingga peserta didik bisa bergantian. 

Evaluasi 

Pada proses selanjutnya yaitu proses evaluasi di akhir pembelajaran. Para guru bisa mulai mengatur agar peserta didik berkumpul dalam satu kelompok dan juga melakukan proses evaluasi. 

Berikan pertanyaan pada masing-masing kelompok mengenai objek yang telah mereka observasi. Berikan saran dan juga evaluasi yang tepat sehingga bisa memberikan pemahaman sesuai dengan materi pelajaran. 

Setiap kelompok nantinya akan dapat mengumpulkan tugas laporan maupun presentasi yang menggambarkan materi pembelajaran yang telah mereka lakukan menggunakan virtual reality. 

Para guru bisa melihat hasil evaluasi ini untuk menjadi tolak ukur dalam memahami kesuksesan pembelajaran. Dengan begitu para guru bisa memahami apakah kegiatan virtual reality ini sudah mencapai target pembelajaran atau belum. 

Evaluasi pembelajaran VR field trip untuk sekolah

Pelaksanaan kegiatan pembelajaran menggunakan virtual reality akan memberikan banyak manfaat untuk peserta didik. Peserta didik akan dapat memahami suatu konsep pembelajaran secara mendalam yang sulit untuk dijelaskan menggunakan teks saja. 

Namun dalam pelaksanaannya, para guru harus mengetahui bagaimana melaksanakan evaluasi pembelajaran yang tepat untuk kegiatan ini. Mengetahui proses evaluasi yang tepat bisa membantu dalam memahami apakah kegiatan virtual reality sudah mencapai tujuan atau belum. 

Tes pemahaman 

Untuk melakukan evaluasi pada kegiatan ini, para guru bisa memberikan tes pemahaman pada peserta didik. Tes pemahaman ini untuk melihat apakah peserta didik telah menangkap suatu materi pembelajaran dengan baik atau belum. 

Tes pemahaman ini dapat terlaksana sebelum kegiatan dan juga setelah kegiatan. Tujuannya yaitu untuk memahami apakah terdapat perubahan kemampuan peserta didik setelah adanya kegiatan virtual reality trip ini. 

Tes pemahaman ini dapat terlaksana dengan adanya ujian tertulis maupun pertanyaan secara langsung. Dengan begitu para guru bisa memahami apakah kegiatan sudah terlaksana secara efektif atau belum. 

Menilai motivasi 

Baca Juga: AI Detektor Plagiarisme, Solusi Pembelajaran Modern di Kelas

Para guru juga bisa menilai tingkat motivasi pembelajaran pada peserta didik ketika mengikuti kegiatan virtual reality trip ini. Motivasi pembelajaran merupakan suatu hal yang penting yang dapat mempengaruhi laju kegiatan di dalam kelas. 

Motivasi yang tinggi pada peserta didik akan mampu meningkatkan keaktifan dan keterlibatan. Menilai motivasi pembelajaran pada peserta didik di kegiatan ini akan membantu guru memahami apakah mereka memiliki minat tinggi pada pembelajaran tersebut. 

Para guru bisa menilai motivasi peserta didik dengan menggunakan berbagai cara. Contohnya yaitu dengan adanya kuesioner ataupun wawancara pada peserta didik. Dengan begitu para guru bisa memahami apakah peserta didik sudah termotivasi dalam mengikuti pembelajaran atau belum. 

Menilai interaksi

Selanjutnya evaluasi pada pembelajaran virtual reality trip ini dapat dilaksanakan pada interaksi peserta didik. Interaksi di dalam kegiatan akan mampu menunjukkan apakah peserta didik aktif dan terlibat pada pembelajaran. 

Interaksi dalam pembelajaran juga menentukan apakah mereka sudah melaksanakan kegiatan kerjasama dengan peserta didik lain atau belum. Pemahaman ini juga akan menjadi informasi bagi guru sehingga bisa membentuk pembelajaran yang lebih efektif lagi. 

Para guru bisa melakukan evaluasi bidang interaksi dengan menggunakan metode pengamatan langsung saat terjadi pembelajaran. Dengan begitu para guru bisa memahami apakah terdapat grafik yang kurang aktif pada kegiatan kelas.  

Penutup 

Itulah dia informasi mengenai VR field trip untuk sekolah yang dapat menjadi solusi pembelajaran yang interaktif dan juga menarik untuk peserta didik. Para guru yang ingin mempraktekkan pembelajaran ini harus dapat memahami penggunaan tools yang tepat dan juga bagaimana melaksanakan kegiatan yang sesuai tujuan.

Artikel ini ditulis oleh:

Share the Post: