Best Practice dalam Kegiatan Pengembangan Keprofesian Profesi Guru

Best praactice

Profesi guru dituntut untuk selalu berkembang sehingga ada kegiatan pengembangan keprofesian guru di sistem pendidikan Indonesia. Kegiatan ini menuntut guru untuk dapat berkembang dengan beberapa kegiatan seperti best practice, penelitian, dan karya inovatif.

Kegiatan pengembangan ini tentu saja melihat kondisi dan tuntutan masa sekarang sehingga dapat membantu guru agar dapat jadi lebih berkualitas. Selain itu, kegiatan pengembangan ini juga dapat membantu para guru agar dapat naik pangkat. 

Kenaikan pangkat ini sangat penting untuk membantu agar guru jadi lebih sejahtera sehingga bisa mengajar dengan kualitas yang lebih baik. Dalam proses kenaikan pangkat tersebut, guru harus dapat memenuhi angka kredit yang pas untuk melaju ke jenjang pangkat selanjutnya. 

Kebutuhan angka kredit ini akan menyesuaikan dengan jenjang atau pangkat guru tersebut. Semakin tinggi pangkat, maka akan butuh lebih banyak angka kredit. 

Untuk mengetahui masalah ini dengan lebih jelas, berikut ini adalah beberapa informasinya termasuk untuk publikasi best practice. 

Apa Itu Kegiatan Pengembangan Keprofesian Profesi Guru

Pengembangan keprofesian berkelanjutan profesi guru adalah salah satu unsur penting untuk menunjang kenaikan pangkat dalam bidang pendidikan ini. 

Kegiatan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. 

Dengan adanya kegiatan pengembangan ini, diharapkan akan terwujud guru yang berkualitas dan profesional yang memiliki ilmu pengetahuan yang tepat namun juga memiliki kepribadian yang matang dan seimbang. 

Hal ini demi mewujudkan pendidikan di sekolah yang sesuai dengan standar dan mutu yang ada. Pengembangan ini demi mengimbangi perubahan zaman yang terus menerus datang dari segi teknologi dan ilmu pengetahuan. 

Manfaat dari kegiatan ini yaitu guru dapat terus mengembangkan ilmu pengetahuan, seni dan juga teknologi yang sesuai dengan profesinya. Hal ini demi membantu karir dalam bidang ini serta membantu menghadapi tuntutan karir di masa depan. 

Kegiatan ini pun memiliki manfaat bagi sekolah. Manfaat tersebut yaitu membantu agar sekolah dapat menjadi tempat yang tepat untuk meningkatkan kompetensi, dedikasi tinggi dan juga komitmen guru untuk memberikan layanan terbaik dalam bidang pendidikan untuk siswa. 

Kegiatan pengembangan keprofesian guru ini mencakup beberapa aspek seperti kegiatan pengembangan diri, publikasi dan juga karya inovatif. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk:

  • Mengembangkan diri untuk mencapai kompetensi yang sesuai syarat untuk profesi guru. 
  • Mengembangkan diri untuk mendalami dan memutakhirkan ilmu yang terkait dengan kegiatan profesi guru. 
  • Meningkatkan keterampilan dan kemampuan guru untuk menghasilkan karya inovatif atau publikasi. 
  • Meningkatkan pengetahuan dan skill untuk melakukan tugas tambahan lain untuk profesi karir guru. 
  • Memenuhi kegiatan lain yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan guru di dunia pendidikan. 

Jenis Kegiatan Pengembangan Keprofesian Profesi Guru

Ada beberapa jenis kegiatan pengembangan keprofesian guru yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan kenaikan jabatan. Jenis kegiatan ini bisa terbagi menjadi tiga. 

Melaksanakan salah satu atau beberapa kegiatan berikut akan membantu Anda agar mendapatkan angka kredit yang pas untuk naik jabatan. 

Perhatikan beberapa jenisnya di bawah ini: 

1. Melaksanakan Pengembangan Diri

Kegiatan pengembangan diri yaitu usaha untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas diri agar dapat sesuai dengan peraturan atau kebijakan pendidikan nasional ilmu pengetahuan. 

Kegiatan ini dapat terbagi menjadi pendidikan dan juga pelatihan fungsional atau diklat dan juga kegiatan kolektif guru. 

2. Publikasi Ilmiah

Kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan tidak hanya berfokus pada kegiatan bersama dengan rekan guru saja. Guru juga dapat membuat publikasi ilmiah untuk mendapatkan angka kredit sebagai penunjang kenaikan pangkat. 

Guru dapat membuat karya tulis ilmiah berupa laporan hasil penelitian, tinjauan ilmiah, best practice, modul, dan lain sebagainya. Masing-masing karya ilmiah ini memiliki nilai berbeda dalam angka kredit untuk kenaikan pangkat guru. 

Hal ini berdasarkan pada cakupan karya ilmiah yang telah terdaftar. Maka dari itu guru harus dapat menentukan publikasi yang tepat dan dibutuhkan. 

3. Karya Inovatif

Selanjutnya yaitu ada karya inovatif. Guru dapat memenuhi angka kredit yang mereka perlukan dengan menemukan teknologi tepat guna, menemukan atau menciptakan karya seni, membuat alat pembantu pelajaran, dan lain sebagainya. 

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hal tersebut. Pastikan untuk mengetahui tiap-tiap syarat dan juga angka kredit yang didapat nantinya. 

Best Practice dalam Publikasi Ilmiah untuk Angka Kredit Guru

Dalam memenuhi angka kredit dengan publikasi ilmiah, guru dapat membuat karya tulisan atau artikel yang sesuai dengan syarat. 

Contoh makalah atau artikel yang bisa guru buat yaitu makalah berupa tinjauan ilmiah gagasan atau pengalaman terbaik (best practice) di dunia pendidikan dan juga artikel atau gagasan ilmiah best practice dalam bidang pendidikan. 

Best practice ini adalah sebutan untuk suatu praktik terbaik untuk keberhasilan seorang guru dalam melaksanakan suatu tugas atau proyek untuk mengatasi permasalahan di instansi sekolah mereka. 

1. Makalah Berupa Tinjauan Ilmiah Gagasan atau Pengalaman Terbaik (Best Practice) di Bidang Pendidikan Formal

Makalah ini berisi ide penulis untuk mengatasi beberapa masalah dalam pendidikan formal yang ada di instansi pendidikan mereka. Masalah ini bisa saja guru masukkan dalam makalah mereka sehingga mendapatkan angka kredit yang sesuai. 

Untuk mendapatkan angka kredit ini, guru harus melampirkan beberapa syarat. Syarat ini harus terpenuhi agar dapat menjadi bukti penyelesaian tugas dan proyek tersebut. 

Syarat yang harus guru penuhi yaitu adanya makalah atau laporan asli atau fotokopi yang lengkap dengan pernyataan keaslian dari kepala sekolah dan juga cap sekolah. 

Selain itu, ada juga syarat surat keterangan dari pengelola perpustakaan sekolah yang memberikan pernyataan bahwa arsip makalah tersebut tersimpan di perpustakaan sekolah. Dalam memenuhi syarat tersebut guru akan mendapatkan angka kredit sejumlah 2 angka kredit. 

2. Artikel Gagasan Ilmiah/ Best Practice dalam Bidang Pendidikan

Selanjutnya ada artikel gagasan ilmiah best practice. Artikel ini adalah suatu tulisan yang mengandung gagasan atau tinjauan dalam bidang pendidikan dan pembelajaran di satuan pendidikan. 

Artikel ini adalah suatu gagasan yang sudah termuat di jurnal ilmiah. Artikel ini akan mengikuti peraturan jurnal ilmiah yang terpublikasi. 

Umumnya artikel ini akan mengikuti format seperti pendahuluan, kajian teori, pembahasan, dan juga kesimpulan. Format ini bisa saja berbeda untuk tiap jurnal. 

Untuk mendaftarkan artikel ini agar mendapatkan angka kredit, guru harus mengumpulkan bukti fisik. Bukti fisik ini berupa jurnal ilmiah aski dengan nomor ISSN, tanggal terbit, susunan dewan redaksi dan juga editor. 

Jika jurnal telah memiliki akreditasi, maka harus menyertakan keterangan akreditasi untuk tingkat nasional. Jika jurnal terbit di provinsi atau kota maka harus ada keterangan tingkat penerbitan. Angka kredit yang diberikan untuk artikel ini yaitu sejumlah 2 angka kredit.

Tingkatkan Kualitas Guru di Bidang Best Practice

Itulah dia beberapa informasi tentang pengembangan keprofesian guru dalam bidang best practice. Anda bisa mencoba mendapatkan kenaikan pangkat dengan membuat publikasi ilmiah ini sehingga mendapatkan angka kredit yang pas. 

Sebagai guru hal ini bisa membantu dalam meningkatkan kualitas dan juga kompetensi untuk mengajar. Catat informasi ini agar bermanfaat nantinya ya.

Artikel Terkait:

Jenis Karya Tulis Ilmiah untuk Kenaikan Pangkat Guru dan Penjelasannya

10 Alasan Penting Kenapa Guru Harus Menulis

Manfaat Menulis Buku Bagi Guru, Penting untuk Karir!

Share the Post:

Related Posts