Game Narrative-Based Learning, Lihat Contoh Penerapan dan Manfaatnya di Kelas

Pembelajaran yang beragam akan mampu meningkatkan berbagai aspek kompetensi peserta didik secara efektif. Salah satu pembelajaran yang bisa guru lakukan yaitu dengan menggunakan game narrative-based learning. Pembelajaran dengan permainan ini adalah suatu strategi efektif untuk pemahaman yang maksimal. 

Pembelajaran yang menggunakan permainan akan mampu membantu peserta didik dalam fokus di dalam suatu kegiatan sehingga mampu menyerap informasi secara efektif. Penyerapan informasi ini akan terlaksana dengan cara yang lebih menyenangkan dan juga interaktif sehingga dapat meningkatkan keaktifan peserta didik. 

Pembelajaran yang menyenangkan akan menjadi angin segar bagi para peserta didik setelah melalui kegiatan belajar yang serius dan juga fokus. Ini akan mampu menjadi solusi belajar yang menyenangkan namun tetap mampu meningkatkan kompetensi secara maksimal. 

Pembelajaran menggunakan game narrative based learning umumnya sama dengan pembelajaran yang menggunakan permainan lainnya. Perbedaannya yaitu jenis game yang digunakan berupa game naratif yang memiliki unsur cerita dan juga menggunakan teknologi serta adanya misi pada kegiatan pembelajarannya. 

Walaupun begitu proses pembelajaran ini akan tetap memberikan manfaat besar bagi hasil belajar peserta didik dan juga kinerja para guru. Maka dari itu pembelajaran menggunakan permainan ini menjadi solusi bagi berbagai permasalahan belajar. 

Berikut ini adalah informasi mengenai pembelajaran game tersebut yang dapat membantu guru menciptakan pengalaman belajar lebih baik untuk peserta didik. Semoga informasi ini dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menyenangkan. 

Konsep game narrative-based learning

Konsep game narrative based learning ini merupakan suatu pembelajaran yang menggunakan proses permainan di dalamnya. Walaupun mirip seperti permainan pembelajaran, konsep ini memfokuskan pada permainan yang memiliki unsur naratif atau cerita. 

Unsur naratif ini akan mampu mendorong peserta didik dalam memahami suatu materi secara lebih fokus serta dapat mencapai tujuan dengan lebih mudah. Umumnya dalam konsep pembelajaran ini terdapat karakter-karakter yang akan dapat membangun suatu alur cerita seakan-akan menjadi nyata. 

Di dalamnya terdapat alur cerita yang berhubungan dengan materi pembelajaran sehingga mampu membangun pengalaman belajar yang interaktif serta menyenangkan. Peserta didik akan dapat mempelajari suatu materi dengan cara yang lebih efektif menggunakan permainan pembelajaran ini. 

Hal ini tidak akan dapat guru raih ketika hanya menggunakan metode pembelajaran yang itu-itu saja. Apalagi dengan perkembangan teknologi saat ini, sudah banyak aplikasi game yang memberikan manfaat edukasi pada peserta didik. 

Menggunakan metode pembelajaran konvensional tidak akan dapat meningkatkan pembelajaran secara efektif pada peserta didik. Hal ini berkaitan juga dengan perubahan pada generasi muda yang sudah ahli menggunakan teknologi sejak dini. 

Menggunakan game narrative-based learning akan mampu meningkatkan daya pikir serta pemahaman peserta didik secara lebih efektif sesuai dengan karakter mereka. Para guru bisa menggunakan permainan pembelajaran ini demi mendukung kegiatan pembelajaran yang lebih efektif. 

Manfaat game learning untuk engagement siswa

Game narrative-based learning akan memberikan banyak manfaat dalam peningkatan pemahaman serta kompetensi peserta didik. Penggunaannya juga akan mampu meningkatkan integrasi teknologi di dalam proses pembelajaran. 

Berikut ini adalah beberapa manfaat lain dari penggunaan pembelajaran menggunakan permainan yang bisa guru ketahui. 

Baca Juga: LMS Modern 2025 untuk Manajemen Kelas, Wajib untuk Kelas Modern

Meningkatkan motivasi belajar peserta didik 

Pembelajaran dengan permainan akan mampu membantu penyerapan materi pembelajaran di berbagai aspek. Salah satunya yaitu dengan meningkatkan motivasi belajar peserta didik di dalam proses belajar. 

Motivasi pembelajaran adalah suatu hal yang penting dalam pelaksanaan kegiatan belajar. Peserta didik yang memiliki motivasi rendah dalam belajar tidak akan memiliki dorongan untuk melanjutkan kegiatan pembelajaran hingga selesai. 

Hal ini akan menjadi suatu masalah yang bisa menyebabkan terhambatnya perkembangan kompetensi dan juga gagalnya meraih tujuan pendidikan sesuai ketentuan. Menggunakan permainan pembelajaran nantinya akan mampu mengatasi permasalahan ini karena permainan tersebut akan dengan efektif meningkatkan motivasi belajar mereka. 

Peserta didik akan tertarik dengan kegiatan dalam permainan tersebut sehingga mau menyelesaikan pembelajaran hingga akhir. Ini akan dapat membantu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif. 

Meningkatkan keterlibatan peserta didik 

Manfaat yang selanjutnya dari penggunaan permainan dalam pembelajaran yaitu meningkatkan keterlibatan peserta didik di dalam kegiatan. Peserta didik terkadang bisa saja lebih pasif dalam kegiatan pembelajaran sehingga sulit untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan efektif seperti kerjasama dan juga kolaborasi. 

Untuk meningkatkan keaktifan peserta didik, para guru bisa menggunakan permainan dalam pembelajaran sehingga bisa mendorong keterlibatan mereka pada kegiatan belajar. Permainan dalam pembelajaran ini akan memantik motivasi belajar peserta didik sehingga ikut terlibat di dalam kegiatan. 

Peserta didik nantinya akan terlatih untuk lebih aktif dalam mengikuti kegiatan permainan tersebut yang nantinya akan berpengaruh pada kompetensi akademik mereka secara nyata. Hal ini tentu saja sangat berguna untuk perkembangan mereka di masa depan dalam pembelajaran. 

Mendorong fokus pembelajaran 

Manfaat lain dari penggunaan permainan pembelajaran yang dapat mendorong fokus peserta didik pada materi pelajaran. Terkadang di dalam suatu kegiatan belajar, peserta didik bisa saja terdistraksi dengan hal lain di dalam kegiatan. 

Untuk mengatasi hal ini permainan pembelajaran pun bisa guru gunakan agar peserta didik bisa fokus pada pembelajaran saat itu juga. Dengan permainan pembelajaran peserta didik akan fokus pada alur cerita permainan sehingga tidak dapat mengalihkan perhatian mereka pada hal-hal yang mendistraksi lainnya. 

Ini akan mampu membantu dalam meningkatkan fokus pada permainan dan juga materi pelajaran sehingga materi bisa lebih terserap secara efektif. Mereka akan dapat memahami materi secara utuh jika dapat fokus dalam kegiatan pembelajaran. 

Membantu peningkatan pemahaman

Manfaat yang penting dalam pelaksanaan permainan pembelajaran yaitu untuk meningkatkan pemahaman. Seringkali peserta didik akan kesulitan dalam memahami suatu materi pelajaran menggunakan metode konvensional saja. 

Para guru harus membuat suatu strategi belajar menggunakan alat-alat strategis sehingga mampu meningkatkan pemahaman mereka pada suatu materi. Salah satu caranya yaitu dengan menggunakan permainan pembelajaran. 

Permainan pembelajaran ini akan dapat memberikan pemahaman materi secara lebih efektif menggunakan alur cerita dan juga misi-misi dalam permainan. Elemen permainan ini akan mampu membangun pemahaman peserta didik secara lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran biasa. Mereka akan dapat menangkap suatu inti materi dengan baik dan juga memahaminya dalam waktu yang lama. 

Struktur cerita & misi game narrative-based learning

Di dalam pembelajaran ini terdapat unsur struktur cerita yang dapat membangun konsep pembelajaran secara interaktif. Struktur cerita dalam game narrative yaitu merupakan tahap awal dalam proses pembuatan game untuk mengintegrasikan elemen naratif dan juga desain permainan. Di dalamnya terdapat berbagai elemen yang dapat membantu membuat cerita dasar yang akan menjadi landasan bagi pengalaman bermain penggunanya menggunakan konsep yang kuat. 

Pemilihan elemen permainan seperti tema cerita, gaya visual dan juga karakter merupakan suatu yang penting dalam menciptakan atmosfer bagi pengguna. 

Pengembangan karakter yang mendalam dan juga meyakinkan akan dapat membantu membangun konsep yang lebih menarik. Elemen-elemen tersebut yaitu: 

Cerita 

Elemen cerita dalam permainan narrative merupakan suatu proses yang mendalam untuk memahami struktur serta alamat cerita yang akan membentuk dasar dalam pengalaman bermain. Dalamnya terdapat beberapa elemen dasar cerita seperti: 

  • Premis merupakan ringkasan dari tujuan permainan dan juga tema keseluruhan. Premis sering muncul terkait dengan tujuan permainan. 
  • Latar belakang merupakan informasi berupa instruksi manual game pada awal permainan yang akan memberikan dasar cerita pada game. 
  • Tema merupakan suatu informasi yang mewakili tentang cerita tersebut secara implisit yang berhubungan dengan masalah karakter. 
  • Setting cerita merupakan latar belakang dunia yang mewakili desain dunia yang dieksplorasi oleh pemain dalam permainan. 

Karakter-karakter 

Karakter permainan merupakan suatu tokoh yang dapat pengguna melainkan di dalam game tersebut. Dalamnya terdapat karakter yang dapat pengguna mainkan dan juga karakter yang tidak dapat dimainkan. 

Tema 

Tema merupakan gagasan utama atau pesan yang ingin disampaikan oleh na. Tema ini bisa beragam mulai dari perjuangan, pencarian identitas diri hingga petualangan. 

Misi game

Di dalam permainan umumnya akan terdapat misi yang harus pengguna raih di akhir kegiatan. Misi ini berupa suatu tugas-tugas yang sesuai dengan alur cerita dan juga membantu penyelesaian permainan.

Contoh penerapan di berbagai mata pelajaran

Penggunaan permainan bersifat narasi dalam pembelajaran dapat guru terapan di berbagai mata pelajaran. Penggunaannya di dalam mata pelajaran tersebut akan mampu meningkatkan keaktifan dan juga keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran sehingga pemahaman mereka akan meningkat. 

Berikut ini adalah beberapa informasi mengenai contoh penerapan game narasi di dalam pembelajaran yang bisa guru terapkan. 

Pembelajaran budaya

Penerapannya dalam pembelajaran bisa gunakan pada pembelajaran budaya. Budaya merupakan suatu komponen penting dalam identitas suatu daerah maupun negara. 

Tiap daerah akan memiliki budaya-budaya yang tentu saja berbeda dari yang lainnya. Pelajaran budaya akan mampu memperkaya pengetahuan peserta didik mengenai suatu kekayaan dan identitas tiap daerah. 

Para guru bisa menggunakan pembelajaran permainan narrative yang mampu memberikan pemahaman mengenai budaya-budaya menggunakan cerita-cerita yang sesuai. Pemahaman ini akan mampu meningkatkan informasi mengenai kekayaan budaya yang ada di Indonesia secara lebih menyeluruh. 

Pembelajaran sains

Pembelajaran menggunakan game narrative dapat guru melaksanakan dalam mata pelajaran sains. Berikan contoh-contoh misi dan juga struktur cerita yang tepat untuk bisa membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran menggunakan narrative game. 

Pembelajaran menggunakan alur cerita dan juga misi ini akan membantu mereka memahami kegunaan suatu informasi secara nyata serta mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik secara optimal. Peserta didik akan terdorong untuk menyelesaikan misi serta fokus pada alur cerita pada narrative game tersebut. 

Pembelajaran bahasa 

Para guru juga bisa menerapkan narrative game pada pembelajaran bahasa. Para guru bisa membuat alur cerita pada pembelajaran bahasa tertentu sehingga peserta didik bisa fokus pada cerita tersebut serta dapat mencapai tujuan belajar di akhir kegiatan. 

Di dalam prosesnya peserta didik akan dapat mempelajari kata-kata baru dan juga mempelajari alur cerita dari permainan tersebut. Pemahaman ini akan membantu mereka mempelajari bahasa dengan cara yang menyenangkan sehingga dapat mendorong informasi agar lebih mudah diingat oleh otak. 

Tools sederhana untuk pelaksanaan game narrative-based learning

Untuk menggunakan permainan dalam pembelajaran ini para guru bisa menggunakan beberapa alat-alat sederhana yang dapat bermanfaat. Berikut ini adalah beberapa alat-alat tersebut. 

Smartphone 

Tool sederhana dalam pelaksanaan permainan pembelajaran yaitu ponsel pintar atau smartphone. Penggunaan permainan pembelajaran umumnya menggunakan teknologi perangkat digital seperti ponsel pintar untuk menjalankan sistemnya. 

Umumnya dibutuhkan spesifikasi tertentu untuk dapat menjalankan permainan pembelajaran. Pastikan bahwa spesifikasi handphone sudah sesuai dan juga bisa menjalankan permainan tersebut secara lancar tanpa lagging. 

Perangkat komputer 

Selain menggunakan handphone para peserta didik juga bisa menggunakan perangkat lain seperti komputer untuk menjalankan permainan pembelajaran ini. Namun ada beberapa permainan pembelajaran yang hanya terdapat pada smartphone saja. Ada juga beberapa permainan yang hanya tersedia pada perangkat komputer saja.

Pastikan bahwa spesifikasi komputer tersebut sudah tepat sehingga dapat menjalankan aplikasi permainan dengan baik. 

Aplikasi 

Tools permainan pembelajaran yang juga harus ada yaitu aplikasi permainan. Para guru bisa memilihkan aplikasi permainan pembelajaran yang tepat untuk peserta didik. 

Pastikan untuk memilih aplikasi yang sesuai dengan perangkat digital yang mereka miliki sehingga bisa menggunakan game tersebut dengan lancar. Pastikan bahwa materi dan juga cerita di dalam aplikasi tersebut tidak memiliki unsur-unsur negatif yang bisa mempengaruhi perkembangan peserta didik. 

Koneksi internet 

Selanjutnya jangan lupa untuk menyediakan koneksi internet yang lancar. Terdapat beberapa permainan yang tidak memerlukan koneksi internet. 

Namun saat ini banyak permainan yang membutuhkan koneksi internet untuk dapat menjalankan aplikasi. Kalau bisa pilih aplikasi yang tidak perlu menggunakan terlalu banyak koneksi internet sehingga bisa membantu kelancaran pembelajaran menggunakan permainan. 

Evaluasi keberhasilan game narrative-based learning

Untuk melihat keberhasilan dari penggunaan permainan dalam pembelajaran para guru bisa menggunakan beberapa evaluasi. Evaluasi ini akan mampu membantu guru dalam memahami apakah penggunaan permainan dalam pembelajaran sudah tepat atau masih perlu perbaikan. 

Baca Juga: Bentuk Kolaborasi Guru dan Siswa, Apa Saja Jenisnya?

Pemahaman peserta didik 

Permainan pembelajaran yang berhasil dapat guru evaluasi melalui pemahaman peserta didik akan materi yang telah diberikan. Pemahaman peserta didik merupakan suatu inti dari pelaksanaan permainan pembelajaran. Para guru bisa melakukan evaluasi pemahaman dengan melakukan ujian tes ataupun memberikan pertanyaan terkait materi. 

Tingkat keaktifan dan keterlibatan 

Melakukan evaluasi pada permainan pembelajaran dapat dilakukan dengan melihat tingkat keaktifan dan keterlibatan. Keaktifan peserta didik pada permainan pembelajaran akan menunjukkan bahwa kegiatan tersebut sudah mampu menarik motivasi dan juga minat mereka. Para guru bisa melaksanakan evaluasi ini dengan cara observasi. 

Motivasi bermain

Evaluasi pada permainan pembelajaran yang selanjutnya dapat guru lakukan dengan melihat motivasi bermain peserta didik. Motivasi bermain yang tinggi menunjukkan keterlibatan pada pembelajaran permainan serta dapat membantu meningkatkan pemahaman. Para guru bisa memahami motivasi bermain peserta didik dengan observasi dan juga wawancara. 

Hasil pembelajaran 

Keberhasilan dari permainan pembelajaran dapat guru nilai dari hasil pembelajaran peserta didik di akhir materi. Ketika permainan pembelajaran sudah terlaksana dengan baik, materi pelajaran pun akan dapat terserap dengan baik pada peserta didik. 

Dengan begitu hasil pembelajaran juga akan meningkat dari sebelumnya.  Evaluasi ini dapat guru lakukan dengan melakukan ujian tes. 

Pemahaman tersebut dapat guru dapatkan dengan beberapa cara yaitu menggunakan sistem assessment seperti ujian ataupun dengan observasi serta menggunakan wawancara. Cara-cara ini akan membantu guru memahami apakah penggunaan permainan dalam pembelajaran sudah efektif atau belum. 

Penutup 

Itulah dia informasi mengenai game narrative-based learning yang dapat menjadi solusi peningkatan pemahaman dengan cara yang interaktif dan menyenangkan. Para guru bisa menggunakan permainan dalam pembelajaran sehingga mampu membantu proses penyerapan informasi secara lebih efektif. 

Artikel ini ditulis oleh:

Share the Post: