Ketahui Perbedaan PPG dan Sertifikasi yang Penting untuk Karir Guru

Sangat penting bagi guru untuk memiliki sertifikasi dalam bidang pendidikan. Namun, banyak sekali yang masih belum mengetahui perbedaan ppg dan sertifikasi untuk guru. 

Ada dua program penting dalam bidang peningkatan kualitas pendidikan guru yaitu ppg dan sertifikasi. Keduanya memiliki tujuan yang serupa yaitu untuk meningkatkan kompetensi guru dan profesionalitasnya. Kedua program ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan. 

Salah satu perbedaan yang mencolok dari keduanya yaitu pada bidang durasi pelaksanaan, tujuan program, peserta, materi dan juga jenis sertifikat yang akan diberikan.

Untuk mengetahui perbedaan keduanya dengan jelas, Anda bisa mempelajari terlebih dahulu tentang apa itu program PPG dan juga manfaatnya. Setelah itu, perbedaan keduanya akan jadi lebih signifikan. 

Apa Itu PPG?

Sebelum mengetahui perbedaan PPG dan Sertifikasi, sebelumnya ketahui dahulu mengeuai PPG berikut ini. PPG adalah singkatan dari Pendidikan Profesi Guru. Program ini terselenggara untuk membantu mempersiapkan lulusan S1 kependidikan dan juga non kependidikan yang memiliki bakat dan minat untuk menjadi seorang guru di Indonesia. 

Program ini mencoba membantu lulusan tersebut agar dapat menguasai kompetensi yang dibutuhkan sebagai guru sesuai dengan Standar Pendidikan Guru. 

Program Pendidikan Profesi Guru ini memberikan kesempatan mempelajari pendidikan profesi pada guru di Indonesia. Program ini memiliki dua jenis yang memiliki perbedaan yang signifikan. Kedua jenis tersebut adalah PPG Prajabatan dan PPG Dalam Jabatan. 

Program Prajabatan adalah pendidikan guru yang terselenggara untuk lulusan sarjana atau D4 yang ingin mendapatkan sertifikat pendidik pada bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, atau pendidikan menengah. 

Program ini terselenggara untuk lulusan sarjana kependidikan atau non kependidikan yang belum memiliki kesempatan untuk mengajar. Prajabatan akan terlaksana di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan atau LPTK yang telah pemerintah tunjuk. 

Jenis selanjutnya yaitu PPG Dalam Jabatan. Jenis PPG ini terlaksana untuk lulusan sarjana pendidikan atau non pendidikan yang sudah pernah mengajar di suatu instansi pendidikan tertentu. Program ini akan terlaksana di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan yang bekerja sama dengan pemerintah. 

Jenis PPG ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar dan memberikan fasilitas dalam mendapatkan sertifikat pendidik. 

Perbedaan Prajabatan dan Dalam Jabatan yaitu pada pesertanya. PPG Prajabatan pesertanya adalah lulusan yang belum memiliki pengalaman mengajar berbeda dengan peserta PPG Dalam Jabatan.

Manfaat dari PPG

Para peserta yang mengikuti PPG Prajabatan atau Dalam Jabatan akan mendapatkan manfaat yang berbeda. Manfaat tersebut akan membantu dalam karir keguruan dan juga memiliki beberapa fungsi lainnya. 

Penting sekali mengetahui informasi ini sebelum melanjutkan ke perbedaan PPG dan sertifikasi di bab selanjutnya. Berikut ini informasi terkait manfaat PPG Prajabatan dan Dalam Jabatan. 

1. PPG Prajabatan

Program PPG Prajabatan bertujuan untuk memberikan fasilitas dan juga tempat untuk para lulusan S1 kependidikan maupun non kependidikan dalam mengejar pendidikan profesi guru. PPG Prajabatan ini fokus pada lulusan yang belum memiliki kesempatan dalam mengajar.

Manfaat dari PPG jenis ini yaitu:

  • Membantu meraih sertifikat pendidik untuk guru. 
  • Peserta akan mendapatkan gelar guru profesional (Gr.) di belakang gelar sarjana mereka. 
  • Peserta akan mendapatkan gaji dan tunjangan profesi guru yang sebesar gaji pokok untuk PNS dan sebesar Rp Rp1.500.000 per bulan untuk guru swasta. 
  • Memiliki kesempatan besar dalam menjadi Aparatur Sipil Negara atau ASN. 
  • Memiliki kompetensi lebih daripada guru atau lulusan yang belum mengikuti PPG. 
  • Peserta dapat mengatur dan menguasai kelas dengan baik. 
  • Peserta bisa lebih melek dengan perkembangan zaman. 
  • Mendapatkan relasi baru dari berbagai daerah di Indonesia. 
  • Memiliki kompetensi dengan kebhinekaan global. 
  • Peserta dapat menerapkan model pembelajaran yang lebih modern seperti menggunakan pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kooperatif, STEM, inquiry dan lain sebagainya. 
  • Dapat mendapatkan wawasan baru mengenai bidang pendidikan. 

2. PPG Dalam Jabatan 

PPG jenis ini memfasilitasi guru yang pernah atau sedang memiliki pengalaman mengajar di instansi untuk mendapatkan kompetensi dan pendidikan dalam bidang keguruan. PPG Dalam Jabatan memiliki beberapa manfaat bagi pesertanya yaitu:

  • Peserta akan mendapatkan sertifikat pendidik untuk guru. 
  • Peserta akan memiliki gelar guru profesional di belakang gelar sarjana. 
  • Peserta akan mendapatkan gaji dan tunjangan profesi guru sebesar gaji pokok untuk PNS dan Rp1.500.000 per bulan untuk guru swasta. 
  • Peserta dapat memiliki kesempatan menjadi ASN atau Aparatur Sipil Negara. 
  • Peserta akan memiliki kompetensi yang lebih daripada guru yang belum mengikuti program ini. 
  • Peserta dapat beradaptasi dengan perubahan zaman dan dapat menguasai pembelajaran di kelas. Memiliki kemampuan untuk menerapkan pembelajaran modern di sistem pendidikan di Indonesia. 
  • Memiliki kompetensi kebhinekaan global. 
  • Mendapatkan relasi baru dari berbagai daerah di Indonesia. 
  • Dapat membantu perkembangan guru di sekolah asal. 

Perbedaan PPG dan Sertifikasi

Banyak orang sering menyalah artikan sertifikasi dengan PPG. Padahal kedua program ini berbeda fungsi pada bidang keguruan. 

Untuk mengetahui perbedaannya, Anda bisa menyimak informasi berikut tentang perbedaan sertifikasi dan PPG. Ini dia informasinya:

1. Tujuan Kedua Program

Perbedaan dari PPG dan sertifikasi yang pertama yaitu pada tujuan kedua program. PPG memiliki tujuan untuk memberikan pendidikan dan juga pelatihan pada lulusan sarjana dalam ilmu pendidikan, strategi pembelajaran, dan pengembangan profesionalisme untuk peserta. 

PPG fokus pada pembekalan pengetahuan dan juga keterampilan yang guru perlukan di lapangan agar dapat menjadi guru yang kompeten. Hal ini berbeda dengan sertifikasi. 

Sertifikasi guru adalah program yang tertuju untuk guru yang memiliki latar belakang pendidikan dan telah bekerja selama beberapa waktu. Sertifikasi memiliki tujuan untuk mengukur dan juga menilai kompetensi guru tersebut. 

Program sertifikasi berguna untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan memastikan bahwa guru sudah memenuhi standar kompetensi dari pemerintah. 

2. Durasi Kedua Program

Untuk PPG durasi pelaksanaan program umumnya dari 1 tahun atau dua semester. Pada periode program ini peserta akan melakukan serangkaian kegiatan kuliah, praktek pengajaran, dan juga pembelajaran reflektif untuk mempersiapkan dan memenuhi kompetensi peserta dalam menjadi guru yang kompeten. 

Untuk durasi sertifikasi sendiri bisa terlaksana dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun. Proses pendaftaran sertifikasi juga memiliki rangkaian penilaian portofolio guru, observasi pengajaran, dan juga ujian tertulis. 

3. Materi dan Fokus Kedua Program

Program PPG berusaha memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang ilmu pendidikan, psikologi, pembelajaran dan metode pengajaran. Program ini akan memberikan pemahaman materi dan praktek pengajaran yang efektif untuk guru. 

Hal ini berbeda dengan sertifikasi guru. Sertifikasi guru fokus pada penilaian kompetensi guru yang sudah pernah bekerja di instansi pendidikan. 

Materi pada sertifikasi guru yaitu penilaian hasil belajar, pembelajaran reflektif, pengembangan kurikulum, manajemen kelas, dan juga pemahaman standar kompetensi dan etika pada profesi. 

4. Perbedaan Sertifikat

Setelah menyelesaikan PPG, peserta akan mendapatkan sertifikat pendidik yang diberikan oleh institusi penyelenggara program. Sertifikat ini akan menjadi bukti bahwa mereka telah menyelesaikan program pendidikan tersebut dan memiliki kompetensi yang tepat sebagai guru. 

Sertifikat tersebut bersifat legal dan telah mendapatkan pengakuan dari pemerintah. Sertifikat ini dapat menjadi kualitas yang untuk mengajar di sekolah. 

Untuk program sertifikasi, sertifikat akan diberikan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) atau Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Sertifikat ini akan menjadi bukti bahwa guru sudah memenuhi standar kompetensi dan memiliki kualifikasi sebagai guru yang profesional. 

Guru Wajib Ketahui Perbedaan PPG dan Sertifikasi

Itulah dia beberapa informasi menarik tentang perbedaan PPG dan sertifikasi untuk guru. Informasi ini sangat penting untuk Anda yang berencana mendaftar sertifikasi atau program PPG. Jadi Anda bisa memutuskan harus mendaftar yang mana.

Serba-serbi Sertifikasi Guru, Cara Pendaftaran dan Jadwal Sertifikasi

Tips Lulus Pendidikan Profesi Guru Tanpa Mengulang

Pendidikan Profesi Guru: Syarat dan Jenis-Jenisnya

Share the Post:

Related Posts