Jumlah Angka Kredit Karya Bersama untuk Kenaikan Jabatan

Dalam profesi guru, Anda harus dapat memenuhi angka kredit tertentu agar dapat naik pangkat. Jika memutuskan untuk membuat karya bersama, ketahuilah bahwa ada pembagian dalam jumlah angka kredit karya bersama tersebut. 

Pembagian ini akan disesuaikan dengan peran masing-masing anggota pembuatan karya tersebut. Hal ini sangat penting untuk Anda pelajari agar dapat mengantisipasi jika terjadi kesalahpahaman dalam pembagian angka kredit. 

Angka kredit ini sangat penting agar Anda dapat menjamin kenaikan pangkat dalam karir ini. Tentu saja hal ini juga akan membantu dalam peningkatan kualitas dan profesionalitas guru di Indonesia karena termasuk dalam kegiatan pengembangan keprofesian guru. 

Maka dari itu, penting untuk mengetahui informasi mengenai kegiatan ini. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa membaca informasi berikut ini. 

Apa Itu Kegiatan Pengembangan Keprofesian Profesi Guru

Kegiatan pengembangan keprofesian guru adalah suatu program yang pemerintah pusat buat untuk membantu pendidikan di Indonesia. Program ini akan membantu agar guru dapat terus meningkatkan kemampuan dan keterampilan diri agar bisa mengajar dengan baik di sekolah. 

Hal ini demi terwujudnya suatu pendidikan yang ideal di sekolah. Selain itu, cara ini juga akan membantu untuk mempersiapkan guru agar dapat beradaptasi dengan kemajuan zaman. 

Apalagi dengan berubahnya kondisi dan tuntutan zaman, serta kemajuan teknologi yang terus menerus datang. Perubahan juga harus terus peserta didik dan pendidik lakukan agar tidak tergerus oleh alur perubahan ini. 

Dengan begitu, adanya program kenaikan pangkat menggunakan angka kredit adalah kuncinya. Ini karena guru akan dapat meningkatkan kualitas diri sambil mendapatkan kesejahteraan karir yang lebih baik lagi. 

Hal ini tentu saja akan menjadi motivasi bagi guru tersebut yang nantinya akan dapat membantu meningkatkan kualifikasi dan kualitas pendidik di Indonesia. 

Program pemberian angka kredit ini akan berdasarkan dari tiga jenis kegiatan. Yang pertama yaitu kegiatan pengembangan diri, publikasi ilmiah, serta karya inovatif. 

Di tiap-tiap kegiatan yang telah guru lakukan, guru akan mendapatkan angka kredit yang berbeda sesuai dengan cakupan dan kapasitas. Guru juga dapat membuat karya ilmiah atau karya inovatif dengan sistem karya bersama dengan guru yang lain. 

Jumlah Angka Kredit Karya Bersama

Guru dapat melaksanakan atau membuat publikasi atau karya ilmiah bersama dengan rekan lainnya. Untuk anggota dari karya ini yaitu maksimal empat orang guru. Empat orang ini terbagi menjadi penulis utama dan juga penulis pembantu. 

Untuk penulis pembantu, jumlah paling banyak yaitu tiga orang. Namun, jika penulis ada lebih dari empat, maka untuk penulis kelima tidak akan mendapatkan angka kredit. Pembagian angka kredit ini juga sesuai dengan peran penulis dan juga jumlah penulis. 

Contohnya yaitu seperti berikut ini:

  • Kelompok dengan dua anggota, penulis utama mendapatkan 60% kredit dan penulis pembantu mendapatkan 40% kredit. 
  • Kelompok dengan tiga anggota, penulis utama mendapatkan 50% kredit, penulis pembantu satu dan dua mendapatkan masing-masing 25% kredit. 
  • Kelompok dengan empat anggota, penulis utama mendapatkan 40% kredit, penulis pembantu pertama hingga ketiga mendapatkan 20% masing-masing.

Jenis Publikasi Karya Bersama

Ketika memutuskan untuk membuat publikasi atau karya inovatif dengan format karya bersama, Anda bisa memilih beberapa jenis publikasi yang sesuai. Berikut ini adalah beberapa jenis publikasi dan karya inovatif yang bisa Anda pilih. 

1. Presentasi pada Forum Ilmiah

Presentasi ilmiah adalah kegiatan penyampaian gagasan atau ide di depan forum ilmiah. Contoh dari kegiatan ini yaitu dengan menjadi narasumber pada seminar atau lokakarya ilmiah. 

Selain itu, Anda juga dapat menjadi narasumber dari diskusi ilmiah. Ketika mengikuti kegiatan ini, Anda harus dapat memberikan bukti fisik sebagai syarat untuk mendapatkan angka kredit. 

Anda bisa melampirkan makalah atau prosiding pada pertemuan ilmiah tersebut, menyerahkan surat keterangan dari panitia atau member sertifikat pada pertemuan ilmiah tersebut. 

Makalah yang tersaji harus berisi ringkasan dari tinjauan ilmiah. Makalah juga harus sesuai dan relevan dengan bidang pendidikan formal. Makalah di luar tema tersebut tidak akan mendapatkan angka kredit. 

2. Publikasi Ilmiah Berupa Hasil Penelitian atau Gagasan Ilmiah Bidang Pendidikan Formal

Publikasi ilmiah jenis ini bisa berupa laporan hasil penelitian, makalah best practice, tulisan ilmiah populer, dan juga artikel gagasan ilmiah best practice. Berikut ini beberapa keterangan tiap jenisnya. 

  • Laporan Hasil Penelitian, jenis laporan ini adalah suatu karya tulis yang berdasarkan dari hasil penelitian yang telah guru lakukan pada bidang pendidikan sesuai tugasnya. Laporan ini bisa berupa penelitian tindakan kelas, penelitian deskriptif, dan lain sebagainya. 
  • Makalah Berupa Tinjauan Ilmiah Gagasan atau Pengalaman Terbaik (Best Practice) di Bidang Pendidikan Formal, yaitu suatu makalah yang berdasarkan dari gagasan terbaik guru dalam menyelesaikan masalah di satuan pendidikan. 
  • Tulisan Ilmiah Populer, yaitu tulisan yang terpublikasi di media online atau cetak mengenai profesi guru dan bidang pendidikan formal. Media publikasi tulisan ilmiah populer harus resmi dan bukan dari blog. 
  • Artikel Gagasan Ilmiah/ Best Practice dalam Bidang Pendidikan, yaitu artikel yang berkaitan gagasan atau ide dalam mengatasi masalah pendidikan di lingkungan sekolah. Makalah ini harus terpublikasi di publikasi jurnal. 

3. Publikasi Buku Teks Pelajaran, Buku Pengayaan, dan Buku Pedoman Guru

Publikasi dalam bidang ini yaitu berupa buku teks pelajaran, modul atau diktat, buku dalam bidang pendidikan, karya terjemahan dan juga buku pedoman guru. Inilah beberapa informasinya. 

  • Buku Teks Pelajaran, yaitu buku untuk jenjang pendidikan tertentu yang memuat materi yang sesuai. Buku ini dapat digunakan untuk pegangan dalam mengajar seorang guru. 
  • Modul/Diktat pelajaran, modul adalah materi yang tersusun secara tertulis agar pembaca dapat mengerti materi tersebut. Sedangkan diktat adalah catatan tertulis mata pelajaran untuk mempermudah materi pembelajaran dalam kegiatan di sekolah. 
  • Buku dalam Bidang Pendidikan, buku ini berisi informasi tentang bidnag pendidikan. Biasanya isinya tidak hanya untuk jenjang tertentu saja. 
  • Karya Terjemahan, yaitu karya terjemahan bidang pendidikan dari bahasa asing ke bahasa Indonesia. Buku ini nantinya akan menjadi materi dalam pembelajaran di sekolah. 
  • Buku Pedoman Guru, buku ini berisi rancangan kerja guru dan juga rencana pengembangan kerja bagi profesi guru. 

Jenis Karya Inovatif untuk Karya Bersama

Untuk mendapatkan jumlah angka kredit karya bersama, Anda juga bisa membuat karya inovatif. Berikut ini adalah beberapa jenisnya. 

1. Menemukan Teknologi Tepat Guna

Karya inovatif ini yaitu karya hasil suatu rancangan pengembangan dengan menggunakan bahan atau sistem tertentu yang nantinya dapat bermanfaat untuk pendidikan sehingga kegiatan belajar bisa terbantu. 

Jenis karya inovatif ini contohnya yaitu:

  • Hasil pengembangan metodologi pembelajaran atau pengembangan olahraga yang telah terekam di video sesuai dengan bidang mengajar. 
  • Hasil eksperimen teknologi atau sains yang bermental untuk pendidikan. 
  • Program aplikasi komputer yang dapat bermanfaat untuk pendidikan, masyarakat hingga pembelajaran di sekolah. 
  • Alat atau mesin yang berguna untuk pendidikan dan masyarakat.

2. Menemukan atau Menciptakan Karya Seni

Pengertian dari karya inovatif ini yaitu menciptakan suatu karya seni yang terekspresi secara estetik sehingga memberikan makna secara spiritual atau intelektual untuk manusia. Jenis karya inovatif ini yaitu:

  • Seni sastra seperti cerpen, puisi, naskah drama, atau film
  • Seni rupa berupa seni dari logam, kayu, keramik, dan lain sebagainya. 
  • Desain komunikasi seperti sampul buku, poster, baliho, animasi, film, fotografi. 
  • Seni musik berupa lagu atau aransemen musik. 
  • Seni busana berupa baju, celana, rok dan lain sebagainya. 
  • Seni pertunjukan yaitu teater, drama, tari, sendratari dan ensamble musik. 

3. Membuat atau Memodifikasi Alat Pelajaran atau Peraga dan Alat Praktikum

Memodifikasi alat pelajaran atau alat peraga untuk membantu memperjelas konsep dalam proses pembelajaran. Contoh jenis alat peraga yang ada yaitu:

  • Poster atau gambar untuk pelajaran. 
  • Alat permainan untuk pendidikan. 
  • Model benda atau barang tertentu. 
  • Video animasi pembelajaran.
  • Alat bantu pelajaran seperti seni, olahraga atau IPA. 

4. Mengikuti Pengembangan Penyusunan Standar, Pedoman, Soal, dan Sejenisnya

Kegiatan ini yaitu penyusunan standar pedoman atau soal yang diselenggarakan oleh instansi pusat atau provinsi. Guru yang telah mengikuti pedoman ini harus memberikan bukti berupa:

  • Laporan kegiatan. 
  • Naskah standar soal. 
  • Surat keterangan kepala sekolah. 
  • Surat keterangan panitia penyelenggara. 

Pembahasan yang Jelas Diperlukan Sebelum Membuat Karya Bersama

Itulah dia informasi tentang publikasi serta karya inovatif dan tak lupa info mengenai jumlah angka kredit karya bersama. Jika ingin menggunakan format karya bersama maka sebaiknya Anda menentukan terlebih dahulu rekan guru dan juga jenis karya yang akan Anda susun.

Presentasi Ilmiah bagi Guru untuk Memenuhi Angka Kredit

Sumber Angka Kredit Guru: Penting untuk Kenaikan Jabatan

Angka Kredit Penulisan Buku Teks Pelajaran dan Ketentuannya

Share the Post:

Related Posts