Jenis Pembelajaran Kurikulum Merdeka Serta Contohnya

Saat ini pendidikan Indonesia mengalami banyak ketertinggalan dengan negara lain. Krisis pendidikan menjadikan Kemendikbud membuat kurikulum baru dengan jenis pembelajaran kurikulum merdeka. 

Hal ini didasari dengan fakta bahwa banyak anak Indonesia yang sulit untuk memahami bacaan sederhana bahkan konsep matematika dasar. Kesenjangan ini terlihat mencolok antar wilayah dan juga beberapa kelompok sosial di Indonesia. 

Apalagi dengan adanya pandemi beberapa tahun lalu, pendidikan di Indonesia terus menunjukkan penurunan. Untuk itulah terjadi perubahan di sistem kurikulum untuk mengembalikan pembelajaran sekolah dari krisis. 

Dalam kurikulum merdeka ini terdapat beberapa jenis pembelajaran yang bisa guru terapkan di sekolah. Hal ini tentu akan berguna bagi perkembangan pendidikan generasi muda. Untuk lebih jelasnya silahkan membaca artikel berikut ini. 

Pengertian Kurikulum Merdeka

Pertama-tama marilah mengenal terlebih dahulu mengenai kurikulum merdeka. Kurikulum satu ini adalah suatu metode pembelajaran yang dibuat demi memulihkan kembali kondisi pendidikan di Indonesia. 

Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atau Kemendikburistek memberikan kurikulum ini pada pembelajaran tahun 2022 hingga 2024 demi meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda Indonesia. Kebijakan di tahun selanjutnya akan mengalami evaluasi pada tahun 2024 dengan melihat hasil evaluasi tersebut. 

Kurikulum merdeka belajar adalah pengembangan dari kurikulum sebelumnya yang menjadi respon pada kondisi pendidikan ketika pandemi. Kurikulum ini menerapkan suatu pendekatan agar generasi muda memiliki kebebasan memilih pelajaran yang mereka inginkan. 

Kurikulum merdeka dikembangkan sebagai kurikulum yang memiliki fleksibilitas dan fokus pada materi yang esensial sembari memperhatikan perkembangan karakter dan kompetensi siswanya. Kurikulum ini memiliki beberapa karakteristik yaitu seperti:

  • Metode pembelajaran berbasis proyek untuk membantu mengembangkan kemampuan dan karakter sesuai dengan profil Pancasila. 
  • Fokus pada pembelajaran dengan materi esensial sehingga pembelajaran jadi lebih mendalam untuk kompetensi dasar. 
  • Guru memiliki kebebasan untuk melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi yang sesuai dengan kemampuan siswanya serta dapat melakukan penyesuaian dengan konteks dan juga muatan lokal.

Jenis Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Pembelajaran kurikulum merdeka memiliki beberapa jenis yang bisa Anda pelajari. Masing-masing memiliki keunikan tersendiri yang bisa berguna untuk pembelajaran di kelas. Ini dia beberapa informasinya:

1. Pembelajaran dengan Basis Proyek

Jenis pembelajaran kurikulum merdeka yang pertama yaitu pembelajaran berbasis proyek. Model belajar ini akan membantu para siswa agar dapat memilih proyek yang mereka inginkan namun tetap sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ada. 

Siswa akan dapat belajar sambil mengerjakan proyek-proyek tersebut sehingga dapat mengembangkan kemampuan mereka dan juga dapat memecahkan permasalahan secara praktis. 

2. Pembelajaran dengan Basis Masalah

Pembelajaran satu ini dapat disebut juga dengan problem-based learning. Model belajar ini akan menerapkan pembelajaran dengan siswa yang aktif mengidentifikasi masalah di dunia nyata. 

Siswa tersebut akan dapat berkolaborasi dan bekerja sama untuk mencari solusi yang tepat. Dengan model ini siswa akan dapat dengan aktif mencari informasi dan menerapkan ilmu mereka untuk menyelesaikan masalah tersebut. 

3. Pembelajaran Kolaboratif

Metode pembelajaran ini akan dapat mendorong kemampuan siswa dalam bekerja sama dengan teman satu kelas atau pihak lain untuk mencapai tujuan pembelajaran. Siswa akan dapat berinteraksi dan bersosialisasi dengan siswa lain dan dengan aktif mencapai tujuan pembelajaran. 

Siswa bisa berdiskusi, bekerja sama, dan berinteraksi untuk mencari jawaban dari pertanyaan yang ada. Hal ini akan menumbuhkan rasa sosial dan empati dengan rekan-rekannya. 

4. Pembelajaran Mandiri

Jenis pembelajaran yang selanjutnya yaitu pembelajaran mandiri. Model pembelajaran ini akan memberikan kebebasan pada siswa untuk merencanakan, mengelola dan mengatur pembelajaran untuk mereka sendiri. 

Siswa akan dapat memilih sumber belajar, topik, hingga cara belajar yang kira-kira sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka sendiri. Dengan begitu siswa bisa ikut aktif dalam pemilihan pembelajaran untuk diri mereka sendiri.

5. Pembelajaran dengan Basis Teknologi

Jenis pembelajaran yang selanjutnya yaitu berbasis teknologi. Tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi sudah berkembang dengan pesat di zaman ini. 

Untuk itulah, generasi muda juga seharusnya bisa menggunakan teknologi tersebut demi mencapai tujuan belajar. Dengan menggunakan pembelajaran berbasis teknologi maka siswa akan dapat melakukan integrasi teknologi dalam metode pembelajaran. 

Siswa dapat menggunakan perangkat, aplikasi, dan juga sumber-sumber online untuk menjadi salah satu metode pembelajaran yang tepat. Dengan begitu siswa akan dapat belajar di sekolah namun tetap menerapkan perkembangan teknologi di pembelajaran. 

6. Pembelajaran yang Inklusif

Selanjutnya ada jenis pembelajaran inklusif. Jenis pembelajaran ini akan dapat mengakomodir siswa dengan kebutuhan yang berbeda atau khusus. 

Pembelajaran ini akan menerapkan perbedaan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa. Hal ini tentu saja akan memperhatikan adanya perbedaan dari penilaian hingga dukungan pembelajaran pada siswa tersebut. Ini semua demi memberikan pembelajaran yang sesuai dengan siswa. 

7. Pembelajaran dengan Basis Kompetensi

Selanjutnya yaitu pembelajaran dengan basis kompetensi. Pembelajaran satu ini berusaha menerapkan penguasaan materi pada siswa dengan lebih baik. 

Yaitu dengan mengembangkan siswa dalam kompetensi yang spesifik sehingga dapat maju ke tingkat selanjutnya ketika mereka telah menguasai tingkat sebelumnya. Dengan begitu, siswa dengan kemampuan yang berbeda bisa memiliki tingkat kemajuan yang berbeda dengan yang lainnya. 

8. Pembelajaran dengan Basis Simulasi

Pembelajaran berbasis simulasi adalah jenis pembelajaran kurikulum merdeka yang selanjutnya. Pembelajaran satu ini akan menggunakan metode simulasi atau permainan yang bersifat edukatif pada siswa. 

Cara ini guru gunakan agar siswa dapat merasakan pengalaman yang nyata dari permainan atau simulasi tersebut sehingga dapat memetik pelajaran darinya. Dengan begitu, siswa akan dapat mempelajari konsep-konsep pembelajaran di sekolah dengan lebih baik. 

Contoh-contoh Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Jenis pembelajaran kurikulum merdeka memiliki contoh-contoh konkret yang bisa menjadi pilihan sebagai kegiatan di sekolah. Berikut ini informasinya:

1. Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran

Contoh pembelajaran yang menerapkan kurikulum merdeka yaitu penggunaan teknologi pada metode pembelajaran. Guru dapat menggunakan video, aplikasi, atau sumber online untuk menjadi pendukung dalam pembelajaran di kelas. 

Hal ini akan dapat membantu siswa agar dapat mengintegrasikan teknologi pada pembelajaran sehingga materi bisa terserap dengan lebih baik. Siswa pun bisa beradaptasi dengan perubahan teknologi yang terjadi di dunia. 

2. Penggunaan Media Pembelajaran di Kelas

Contoh selanjutnya yaitu dengan penggunaan media pembelajaran di kelas. Dengan media pembelajaran atau peraga, siswa akan dapat memahami materi dengan pemahaman yang lebih baik.

Siswa juga dapat memahami konsep belajar dengan lebih mudah. Media pembelajaran ini bisa beragam, mulai dari simulasi hingga peraga. 

3. Pembelajaran Menggunakan Proyek

Selanjutnya yaitu ada pembelajaran menggunakan sistem proyek. Dengan metode ini siswa akan dapat memilih pembelajaran yang mereka inginkan dan menerapkannya pada proyek yang mereka pilih. 

Dengan cara ini siswa akan dapat memahami dunia secara nyata. Siswa juga dapat belajar bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama. 

4. Pembelajaran Menggunakan Metode Diskusi

Contoh lainnya yaitu dengan metode diskusi. Dengan diskusi siswa akan lebih aktif dalam memberikan pendapatnya pada rekan-rekan. 

Hal ini akan membantu siswa untuk memupuk keberanian dalam berbicara di depan kelas. Siswa juga dapat bekerja sama dengan siswa lain serta meningkatkan keaktifan mereka di kelas. 

Pentingnya Guru Memahami Jenis Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Itulah dia beberapa informasi menarik tentang jenis pembelajaran kurikulum merdeka dan juga contohnya. Dengan mengetahui informasi ini Anda akan dapat mempraktekkannya di kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Kurikulum Merdeka, Ketahui Karakteristik dan Tugas Guru

Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka, Apa Saja?

Jenis-Jenis Perangkat Pembelajaran K13

Share the Post:

Related Posts